Januari-Agustus 2020, Neraca Perdagangan Jatim Defisit USD333,44 Juta

Kamis, 17 September 2020 - 12:25 WIB
loading...
Januari-Agustus 2020,...
Ilustrasi neraca perdagangan Jatim defisit. Foto/Dok
A A A
SURABAYA - Neraca perdagangan Jawa Timur (Jatim) selama bulan Agustus 2020 mengalami defisit sebesar USD147,10 juta. Defisit ini disebabkan karena adanya selisih nilai perdagangan yang negatif pada sektor migas yang lebih besar dibanding selisih nilai perdagangan yang positif pada sektor nonmigas.

Selisih nilai perdagangan pada sektor migas adalah defisit sebesar USD170,59 juta. Sedangkan selisih nilai perdagangan pada sektor nonmigas mengalami surplus sebesar USD23,50 juta. "Secara kumulatif, selama Januari hingga Agustus 2020, neraca perdagangan Jawa Timur masih mengalami defisit sebesar USD333,44 juta," kata Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, Satriyo Wibowo, dalam rilisnya, Kamis (17/9/2019). (Baca juga: Defisit Neraca Perdagangan Jatim Menurun Tajam, Ini Penyebabnya )

Hal ini disumbangkan oleh selisih perdagangan ekspor-impor di sektor nonmigas yang surplus sebesar USD1,30 miliar. Akan tetapi selisih perdagangan ekspor-impor di sektor migas justru mengalami defisit sebesar USD1,63 miliar. (Baca juga: Belum Juga Jalan, Menkeu Sebut Defisit APBN 2021 Bakal Melebar )

"Surplus sektor nonmigas ini perlu lebih ditingkatkan agar neraca perdagangan Jatim berubah menjadi surplus di periode berikutnya. Disamping itu perlu diupayakan untuk menekan atau mengurangi defisit dari sektor migas," kata Satriyo.

Diketahui, selama Agustus 2020, impor Jatim didominasi bahan baku dan penolong dengan nilai USD1,23 miliar yang memberikan kontribusi sebesar 78,42%. Sementara itu, impor barang-barang konsumsi merupakan golongan barang urutan berikutnya, dengan nilai sebesar USD202,51 juta atau dengan 12,86%. Berikutnya barang-barang modal merupakan kelompok impor terkecil, dengan peranan sebesar 8,71% atau dengan nilai sebesar USD137,11 juta.

Tiga negara utama penyumbang impor ke Jatim pada periode Januari - Agustus 2020, didominasi dari Tiongkok dengan nilai impor USD3,12 miliar, dengan kontribusi 28,53%. Disusul berikutnya impor dari Amerika Serikat sebesar USD886,03 juta atau dengan kontribusi sebesar 8,09% serta dari Thailand sebesar USD529,79 juta atau dengan kontribusi sebesar 4,84%.
(nth)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Raih Penghargaan Kemendagri,...
Raih Penghargaan Kemendagri, Gubernur Khofifah: Hasil Sinergi Semua Elemen
Bea Cukai Gagalkan 7...
Bea Cukai Gagalkan 7 Juta Batang Rokok Ilegal di Tol Jawa Timur Senilai Rp10,39 Miliar
Pimpin Misi Dagang Perdana,...
Pimpin Misi Dagang Perdana, Khofifah Sukses Integrasikan Pasar Jatim-Jateng Lebih dari Rp3,152 Triliun
Surat Edaran Sound Horeg...
Surat Edaran Sound Horeg di Jatim Terbit, Atur Tingkat Kebisingan
43 Pulau Masih Bersengketa,...
43 Pulau Masih Bersengketa, Terbanyak di Jatim dan Kepulauan Riau
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Purbaya Beberkan Penyebab...
Purbaya Beberkan Penyebab Neraca Perdagangan Mei 2026 Defisit
Neraca Dagang Defisit...
Neraca Dagang Defisit Perdana usai 72 Bulan Surplus, Ini Biang Keladinya
Rekomendasi
Beli Samsung Galaxy...
Beli Samsung Galaxy Foldable 8 Lebih Hemat! Nikmati Promo Spesial Kartu Kredit BRI
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Malaysia Comeback, Tundukkan Myanmar 2-1
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Thailand Pesta Gol ke Gawang Laos, Rebut Puncak Klasemen dari Malaysia
Berita Terkini
Kemendagri: Tanggap...
Kemendagri: Tanggap Darurat Aceh Berakhir, Anggaran Pemulihan Disiapkan Rp58,9 Triliun
Yusril Imbau Dedi Mulyadi...
Yusril Imbau Dedi Mulyadi Tak Bikin Sayembara Tangkap Begal: Khawatir Masyarakat Jadi Main Hakim Sendiri
BNI Menegaskan Kedatangan...
BNI Menegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas
Kemhan Sebut Insiden...
Kemhan Sebut Insiden Bus Dinas yang Diduga Kabur usai Tabrak Ojol Diselesaikan secara Damai
Kisah Warga Bondowoso...
Kisah Warga Bondowoso Sukarela Serahkan Lutung Jawa ke Kemenhut
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved