Selama Januari - April 2022, Neraca Perdagangan Jawa Timur Defisit USD2,38 Miliar
Rabu, 18 Mei 2022 - 09:59 WIB
loading...
Neraca perdagangan Jatim pada Januari-April 2022 defisit USD2,38 miliar.Foto/ilustrasi
A
A
A
SURABAYA - Selama Januari - April 2022, neraca perdagangan Jawa Timur (Jatim) mengalami defisit sebesar USD2,38 miliar. Hal ini disebabkan karena defisit pada sektor migas sebesar USD2,23 miliar dan sektor nonmigas sebesar USD 147,56 juta.
"Kondisi ini membuat kedua sektor tersebut perlu peningkatan kinerja agar neraca perdagangan Jawa Timur secara kumulatif berubah menjadi surplus di periode berikutnya. Selain itu perlu diupayakan untuk menekan atau mengurangi defisit dari sektor migas," kata Koordinator Fungsi Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, Umar Sjaifudin dalam rilisnya, Rabu (18/5/2022).
Baca juga: 3 Bulan Lagi Bisa Bebas, Ini Rencana Napiter Umar Patek
Neraca perdagangan Jawa Timur selama bulan April 2022 juga mengalami defisit sebesar USD573,49 juta. Defisit ini disebabkan karena selisih nilai perdagangan pada sektor migas sebesar USD489,39 juta.
Demikian juga di sektor nonmigas mengalami defisit nilai perdagangan sebesar USD84,10 juta. Ekspor Jatim pada April 2022 sebesar USD2,20 miliar. Sedangkan impor sebesar USD 2,77 miliar. "Pada bulan April 2022, ekspor Jatim masih didominasi sektor Industri dengan nilai ekspor USD1,92 miliar," imbuh Umar.
"Kondisi ini membuat kedua sektor tersebut perlu peningkatan kinerja agar neraca perdagangan Jawa Timur secara kumulatif berubah menjadi surplus di periode berikutnya. Selain itu perlu diupayakan untuk menekan atau mengurangi defisit dari sektor migas," kata Koordinator Fungsi Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, Umar Sjaifudin dalam rilisnya, Rabu (18/5/2022).
Baca juga: 3 Bulan Lagi Bisa Bebas, Ini Rencana Napiter Umar Patek
Neraca perdagangan Jawa Timur selama bulan April 2022 juga mengalami defisit sebesar USD573,49 juta. Defisit ini disebabkan karena selisih nilai perdagangan pada sektor migas sebesar USD489,39 juta.
Demikian juga di sektor nonmigas mengalami defisit nilai perdagangan sebesar USD84,10 juta. Ekspor Jatim pada April 2022 sebesar USD2,20 miliar. Sedangkan impor sebesar USD 2,77 miliar. "Pada bulan April 2022, ekspor Jatim masih didominasi sektor Industri dengan nilai ekspor USD1,92 miliar," imbuh Umar.
Lihat Juga :