Golkar Partai Egaliter, Tak Ada Istilah Pemecatan Kader
Jum'at, 21 Agustus 2020 - 00:17 WIB
loading...
A
A
A
Kata ‘dapat’ menurut Agusnur bisa berarti bisa ‘ya’ atau ‘tidak’. Nah, dalam evalusi yang dilakukan oleh DPD Partai Golkar DIY diputuskan bahwa perlu ada Plt terhadap sejumlah ketua PK di Kota Yogyakarta. Keputusan itu diambil dalam rapat pleno. “Suka tidak suka itu harus kami lakukan demi Partai Golkar ke depan,” tegasnya.
Terkait tudingan perampasan setempel, Agusnur menyebut hal itu sama sekali tidak benar. Menurutnya, para PK se Kota Yogyakarta itu diundang secara resmi ke Kantor DPD Partai Golkar Kota Yogyakarta. Ini dibuktikan dengan tanda hadir dan notulensi rapat.
“Mereka datang ke sini bawa stempel karena berakhir masa tugasnya sebagai PK. Perampasan itu kalau di jalan. Lha ini di kantor. Di sini ini ada daftar hadir ada notulensinya,” tegas Agusnur.(Baca juga : Golkar: Pilih Cabup dan Cawabup yang Jelas Asal Usulnya )
Sebelumnya menjelang digelarnya Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Yogyakarta pada akhir bulan ini, sejumlah mantan PK Partai Golkar Kota Yogyakarta memprotes penunjukan Plt PK. Mereka menilai penujukkan Plt itu tidak sesuai mekanisme. Mereka juga menuding telah terjadi pemecatan para pimpinan PK dan perampasan setempel partai.
Terkait tudingan perampasan setempel, Agusnur menyebut hal itu sama sekali tidak benar. Menurutnya, para PK se Kota Yogyakarta itu diundang secara resmi ke Kantor DPD Partai Golkar Kota Yogyakarta. Ini dibuktikan dengan tanda hadir dan notulensi rapat.
“Mereka datang ke sini bawa stempel karena berakhir masa tugasnya sebagai PK. Perampasan itu kalau di jalan. Lha ini di kantor. Di sini ini ada daftar hadir ada notulensinya,” tegas Agusnur.(Baca juga : Golkar: Pilih Cabup dan Cawabup yang Jelas Asal Usulnya )
Sebelumnya menjelang digelarnya Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Yogyakarta pada akhir bulan ini, sejumlah mantan PK Partai Golkar Kota Yogyakarta memprotes penunjukan Plt PK. Mereka menilai penujukkan Plt itu tidak sesuai mekanisme. Mereka juga menuding telah terjadi pemecatan para pimpinan PK dan perampasan setempel partai.
(nun)
Lihat Juga :