Jabar Genap 75 Tahun, Ridwan Kamil Akui Hadapi Tantangan Sangat Berat
Kamis, 20 Agustus 2020 - 19:23 WIB
loading...
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil mengakui, di usia 75 tahun, Provinsi Jabar menghadapi tantangan yang sangat berat. Foto/Humas Pemprov Jabar
A
A
A
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan, Provinsi Jawa Barat menghadapi tantangan masa depan yang sangat berat di usianya yang kini genap 75 tahun. Provinsi Jabar sendiri terbentuk 19 Agustus 1945 atau tepat dua hari setelah Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI). Di usianya yang sudah menginjak 75 tahun, Jabar kini menjadi salah satu provinsi barometer di Indonesia.
"Patut disyukuri, sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbesar mencapai 43 juta jiwa, Provinsi Jawa Barat hari ini telah tumbuh pesat menjadi pusat industri, pusat pendidikan, pusat ekonomi kreatif, pusat inovasi, dan pusat pariwisata," ungkap Ridwan Kamil dalam siaran persnya, Kamis (20/8/2020). (Baca: PSBB Tingkat Provinsi Jabar Dilanjutkan hingga 29 Mei 2020)
Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu mengakui, menginjak usia 75 tahun, Jabar memiliki tantangan masa depan yang sangat berat. Terlebih, saat ini, Jabar diterpa krisis multidimensi akibat pandemi COVID-19. Meski begitu, Kang Emil meyakinkan bahwa Jabar memiliki modal sosial untuk menghadapi tantangan yang sangat berat itu dan bangkit dari keterpurukan.
"Kita patut bersyukur di wilayah provinsi yang lahir dari penuh semangat perjuangan ini, Jabar bertumbuh pesat dan menjadi rumah industri dari 60 persen industri se-Indonesia. Jabar pun merupakan provinsi pendidikan dimana ada sekitar 400 perguruan tinggi negeri dan swasta," ujarnya.
Dari segi sumber daya manusia, lanjut Kang Emil, Jabar menjadi salah satu provinsi dengan sumber daya manusia (SDM) kreatif dimana 19 persen ekspor ekonomi kreatif lahir dari Jabar.
"Patut disyukuri, sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbesar mencapai 43 juta jiwa, Provinsi Jawa Barat hari ini telah tumbuh pesat menjadi pusat industri, pusat pendidikan, pusat ekonomi kreatif, pusat inovasi, dan pusat pariwisata," ungkap Ridwan Kamil dalam siaran persnya, Kamis (20/8/2020). (Baca: PSBB Tingkat Provinsi Jabar Dilanjutkan hingga 29 Mei 2020)
Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu mengakui, menginjak usia 75 tahun, Jabar memiliki tantangan masa depan yang sangat berat. Terlebih, saat ini, Jabar diterpa krisis multidimensi akibat pandemi COVID-19. Meski begitu, Kang Emil meyakinkan bahwa Jabar memiliki modal sosial untuk menghadapi tantangan yang sangat berat itu dan bangkit dari keterpurukan.
"Kita patut bersyukur di wilayah provinsi yang lahir dari penuh semangat perjuangan ini, Jabar bertumbuh pesat dan menjadi rumah industri dari 60 persen industri se-Indonesia. Jabar pun merupakan provinsi pendidikan dimana ada sekitar 400 perguruan tinggi negeri dan swasta," ujarnya.
Dari segi sumber daya manusia, lanjut Kang Emil, Jabar menjadi salah satu provinsi dengan sumber daya manusia (SDM) kreatif dimana 19 persen ekspor ekonomi kreatif lahir dari Jabar.
Lihat Juga :