Peringatan Hari Tempe Nasional di Balikpapan, Akmal Malik: Jadikan Panganan Generasi Emas!

Kamis, 06 Juni 2024 - 20:15 WIB
loading...
Peringatan Hari Tempe...
Puncak perayaan Hari Tempe Nasional dipusatkan di Sentra Industri Kecil Somber (SIKS), Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (6/6/2024). Foto/Istimewa
A A A
BALIKPAPAN - Puncak perayaan Hari Tempe Nasional dipusatkan di Sentra Industri Kecil Somber (SIKS), Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (6/6/2024). Kegiatan ini ditandai Deklarasi Dukungan Penetapan Tempe Sebagai Warisan Budaya Tak Benda Oleh UNESCO.

Penjabat Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik mengaku sangat bangga bahwa Kalimantan Timur dijadikan pusat perayaan Hari Tempe Nasional dengan tema Pangan Generasi Emas Indonesia. “Karier kita tidak lepas dari peran Tempe,” kata Akmal Malik.

Dia berharap Tempe akan terus bisa ditingkatkan baik secara kualitas dan variasi turunannya agar menarik bagi anak-anak dan generasi muda.

Baca Juga: 6 Juni 2024, Puncak Hari Tempe Nasional Dipusatkan di Balikpapan Kaltim

“Disini ada perwakilan dari BAPANAS (Badan Pangan Nasional) beliau yang mendapatkan tugas makan siang gratis, jangan lupa ya harus ada tempenya. Makan bergizi karena dia superfood, nah minimal nanti di Pemprov Kalimantan Timur kita akan ada tempenya,” ucapnya.

Guru Besar IPB University Profesor Ahmad Sulaeman, menilai bahwa Tempe sangat layak menjadi kebanggan kita semua bahkan pencanangan Tempe sebagai Pangan Generasi Emas tepat dan sangat memerlukan dukungan seluruh pihak.

Menurut dia, target Presiden Jokowi untuk mengatasi stunting sudah turun dari 30% menjadi 21% dari target 14% 2024, bahkan dibeberapa wilayah sudah tercapai targetnya. Ini penting untuk menuju Indonesia Emas 2045.

”Untuk itu tema kita hari ini dalam perayaan hari Tempe nasional sangat tepat yakni, Tempe: Pangan Generasi Emas Indonesia. Karena Tempe sebagai Superfood bahkan lebih lengkap dari pangan hewani,” kata Ahmad.

Baca Juga: Asosiasi Pengrajin Tempe Wilayah Pantai Timur AS Dukung Tempe Goes to UNESCO

”Bahkan bukan hanya baik untuk tumbuh kembang anak, tapi juga untuk yang dewasa terutama ibu-ibu juga dalam menghadapi kehamilan dan masa menopouse, tempe adalah jawabannya,” tambah Profesor pakar Keamanan Pangan, Ahmad Sulaeman.

Hari Tempe Nasional yang dirayakan pada tanggal 6 Juni ini sejak tahun 2014 untuk kali pertama diselenggarakan di luar pulau Jawa. Balikpapan menjadi istimewa memang salah satu Pemerintah Kota yang menyiapkan area khusus seluas 9 hektare untuk sentra industri kecil.

Bukan hanya melokalisir area, tapi infrastruktur pendukung disiapkan dan memperhatikan konsep industri yang berkelanjutan (sustainability), baik pengolahan limbah dan fasilitas pendukung lainnya. 100 pengrajin Tempe & Tahu tercatat berproduksi di SIK Somber ini.

Kepala Dinas KUMKMP Kota Balikpapan Ressandy Kesuma mengatakan, saat ini hampir 100 perajin bisa dipusatkan di sini. ”Walaupun masih ada 15% perencanaan yang belum selesai, tapi kami terus berusaha menyelesaikan terutama untuk pengolahan Limbah.” Katanya.

Lebih dari 200 anak-anak sekolah dasar dari Kota Balikpapan juga ikut serta dalam perayaan hari ini, mereka diberikan edukasi dengan melihat langsung proses produksi tempe, pengolahan limbah hingga diajarkan pentingnya sustainability atau keberlanjutan.

Mereka juga mendapatkan kesempatan membuat Tempe sendiri secara instan oleh instruktur dari Tempeland yang memberikan paket dan panduan pembuatan tempe sebagai edukasi dan pengalaman mendekatkan generasi emas dengan Tempe.

Sekjen Forum Tempe Indonesia Muhammad Ridha berharap seluruh dukungan masyarakat agar Tempe terus lestari dan semakin mendunia.

“Sebelum nanti Tempe akan mendunia, kami mencanangkan Tempe sebagai Pangan Generasi Emas Indonesia untuk mengangkat kembali tempe dimata generasi muda. Tempe warisan budaya yang diwariskan nenek moyang menjadi kebanggan bangsa dan mendunia” katanya.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Raih Opini WTP ke-13,...
Raih Opini WTP ke-13, Pemprov Kaltim Komitmen Pengelolaan Keuangan Transparan
DPMPTSP Bontang Ditarget...
DPMPTSP Bontang Ditarget Tingkatkan Nilai Investasi 2026
Gubernur Kaltim: Sejumlah...
Gubernur Kaltim: Sejumlah Item Renovasi Rumah Jabatan Gunakan Anggaran Pribadi
Golkar Beri Warning...
Golkar Beri Warning ke Gubernur Kaltim usai Didemo Warganya
Internet Gratis untuk...
Internet Gratis untuk Desa, Pemprov Kaltim Raih Penghargaan Konektivitas Digital 2026
Tol Balikpapan–IKN...
Tol Balikpapan–IKN Dioperasikan Terbatas saat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026
Tahu-Tempe dan Impor...
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Wakili Kaum Muda, Joshua...
Wakili Kaum Muda, Joshua SEVENTEEN Akan Berpidato di Markas UNESCO Paris
Rupiah Melemah, Perajin...
Rupiah Melemah, Perajin Tahu Tempe Gelisah Imbas Lonjakan Harga Kedelai Impor
Rekomendasi
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Rupiah Menguat Tipis...
Rupiah Menguat Tipis dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Polri Ungkap Peran Ganda...
Polri Ungkap Peran Ganda Frans Antoni di Jaringan Narkoba Fredy Pratama
Berita Terkini
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
Infografis
3 Keutamaan Surat Al...
3 Keutamaan Surat Al Mulk, Bisa Jadi Syafaat Kelak di Hari Kiamat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved