LRT Palembang Terhenti Akibat Pemadaman Listrik, Penumpang Terpaksa Jalan Kaki
Kamis, 06 Juni 2024 - 11:30 WIB
loading...
Sejumlah penumpang LRT Palembang terpaksa melanjutkan perjalanan mereka dengan berjalan kaki melalui walkway atau jalur evakuasi pada Selasa (4/6/2024) siang. Foto/M David/iNewsTV
A
A
A
PALEMBANG - Puluhan penumpang LRT Palembang terpaksa melanjutkan perjalanan mereka dengan berjalan kaki melalui walkway atau jalur evakuasi pada Selasa (4/6/2024) siang. Hal ini dikarenakan operasional LRT terhenti akibat pemadaman listrik yang dilakukan oleh PLN.
Pemadaman listrik terjadi akibat gangguan transmisi SUTT 275 kV Lubuk Linggau - Lahat, yang menyebabkan pemadaman listrik di seluruh Sumatera Selatan. Akibatnya, sembilan trafo milik PT KAI yang menyuplai listrik ke LRT mati, sehingga operasional LRT pun terhenti.
Para penumpang yang sudah terlanjur berada di dalam LRT saat pemadaman listrik terjadi, harus dievakuasi keluar melalui walkway. Beberapa penumpang yang hendak menggunakan LRT di stasiun juga terpaksa terlantar.
Salah satu calon penumpang, Agus Harianto, mengaku kesal karena aktivitasnya terganggu akibat pemadaman listrik ini. "Saya sudah menunggu LRT selama berjam-jam, tapi ternyata tidak beroperasi. Mau tidak mau, saya harus mencari alternatif transportasi lain," ujarnya.
Baca Juga: LRT Palembang Batasi Kapasitas, Satu Gerbong Hanya 30 Penumpang
Pemadaman listrik terjadi akibat gangguan transmisi SUTT 275 kV Lubuk Linggau - Lahat, yang menyebabkan pemadaman listrik di seluruh Sumatera Selatan. Akibatnya, sembilan trafo milik PT KAI yang menyuplai listrik ke LRT mati, sehingga operasional LRT pun terhenti.
Para penumpang yang sudah terlanjur berada di dalam LRT saat pemadaman listrik terjadi, harus dievakuasi keluar melalui walkway. Beberapa penumpang yang hendak menggunakan LRT di stasiun juga terpaksa terlantar.
Salah satu calon penumpang, Agus Harianto, mengaku kesal karena aktivitasnya terganggu akibat pemadaman listrik ini. "Saya sudah menunggu LRT selama berjam-jam, tapi ternyata tidak beroperasi. Mau tidak mau, saya harus mencari alternatif transportasi lain," ujarnya.
Baca Juga: LRT Palembang Batasi Kapasitas, Satu Gerbong Hanya 30 Penumpang
Lihat Juga :