Jumlah OTG Positif Rapid Test di Gunungkidul Jadi 17 Orang
Jum'at, 01 Mei 2020 - 15:09 WIB
loading...
Gara-gara pasien yang tidak mau jujur dan melakukan isolasi persebaran Covid-19 di Gunungkidul terus bertambah. FOTO : DOK SINDOnews
A
A
A
GUNUNGKIDUL - Gara-gara pasien yang tidak mau jujur dan melakukan isolasi persebaran Covid-19 di Gunungkidul terus bertambah. Bahkan saat ini jumlah orang tanpa gejala (OTG) dan dilakukan rapid test reaktif juga bertambah menjadi 17 orang.
Juru Bicara Gugus tugas penanganan Covid-19 Pemkab Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, penambahan jumlah warga yang dinyatakan reaktif hasil rapid tes ini berdasarkan tracing dari kasus di Kecamatan Wonosari. Pergerakan pasien positif langsung dilakukan penelusuran.
"Sekarang sudah 17 orang yang masuk karantina di RSUD Saptosari," terangnya kepada wartawan di Wonosari Jumat (1/5/2020).
Dijelaskannya, sebelumnya jumlah warga yang masuk karantina sebanyak 12 orang. Kemudian seiring penelusuran atau tracing kemudian ada lagi warga yang dinyatakan positif versi rapid test.
"Mudah-mudahan tidak tambah lagi. Karena kami masih terus melakukan penelitian epidemiologis. Sampai sejauh mana pasien positif melakukan kontak langsung dengan warga, karena di satu kompleks sudah 6 orang positif hasil swab, kemudian semakin menyebar, " ulasnya.
Juru Bicara Gugus tugas penanganan Covid-19 Pemkab Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, penambahan jumlah warga yang dinyatakan reaktif hasil rapid tes ini berdasarkan tracing dari kasus di Kecamatan Wonosari. Pergerakan pasien positif langsung dilakukan penelusuran.
"Sekarang sudah 17 orang yang masuk karantina di RSUD Saptosari," terangnya kepada wartawan di Wonosari Jumat (1/5/2020).
Dijelaskannya, sebelumnya jumlah warga yang masuk karantina sebanyak 12 orang. Kemudian seiring penelusuran atau tracing kemudian ada lagi warga yang dinyatakan positif versi rapid test.
"Mudah-mudahan tidak tambah lagi. Karena kami masih terus melakukan penelitian epidemiologis. Sampai sejauh mana pasien positif melakukan kontak langsung dengan warga, karena di satu kompleks sudah 6 orang positif hasil swab, kemudian semakin menyebar, " ulasnya.
Lihat Juga :