Baru 1,8 Juta Pekerja Terdata BLT, Buruh Minta Pendataan Diperpanjang
Kamis, 20 Agustus 2020 - 11:00 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Suherianto, salah satu kendala yang dialami adalah tenaga kerja belum memiliki nomor rekening. Sehingga banyak dari mereka yang saat ini sedang dalam proses pembuatan. Sementara pembuatan rekening juga memerlukan waktu.
"Mereka harus membuat dulu, kemudian melapor ke perusahaan dan ke kami. Ini menyulitkan perusahaan mengupload," kata Suherianto. (Baca juga: Cegah COVID-19, Bid Propam Tegakkan Disiplin Prokes di Polda Jabar)
Pihaknya juga memperpanjang batas waktu pengumpulan, ini sesuai permintaan serikat pekerja. Di mana yang awalnya ditutup pada 20 Agustus, diperpanjang hingga akhir bulan ini. (Baca juga: Tim Pemulasaraan Jenazah COVID-19 RSUD Tasikmalaya Tulis Kekecewaan di Hazmat)
Dia optimistis, hingga akhir bulan data nomor rekening 2,6 juta pekerja di Jawa Barat bisa terinput seluruhnya. Secara nasional, data pekerja yang terdaftar saat ini telah mencapai 12 juta orang dari target 15,7 juta pekerja.
"Mereka harus membuat dulu, kemudian melapor ke perusahaan dan ke kami. Ini menyulitkan perusahaan mengupload," kata Suherianto. (Baca juga: Cegah COVID-19, Bid Propam Tegakkan Disiplin Prokes di Polda Jabar)
Pihaknya juga memperpanjang batas waktu pengumpulan, ini sesuai permintaan serikat pekerja. Di mana yang awalnya ditutup pada 20 Agustus, diperpanjang hingga akhir bulan ini. (Baca juga: Tim Pemulasaraan Jenazah COVID-19 RSUD Tasikmalaya Tulis Kekecewaan di Hazmat)
Dia optimistis, hingga akhir bulan data nomor rekening 2,6 juta pekerja di Jawa Barat bisa terinput seluruhnya. Secara nasional, data pekerja yang terdaftar saat ini telah mencapai 12 juta orang dari target 15,7 juta pekerja.
(boy)
Lihat Juga :