Baru 1,8 Juta Pekerja Terdata BLT, Buruh Minta Pendataan Diperpanjang

Kamis, 20 Agustus 2020 - 11:00 WIB
loading...
Baru 1,8 Juta Pekerja...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews/dok
A A A
BANDUNG - Buruh Jawa Barat (Jabar) yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) meminta BP Jamsostek dan pemerintah memperpanjang proses pendataan pekerja yang bakal menerima bantuan langsung tunai (BLT) subsidi upah sebesar Rp600.000/bulan.

Ketua KSPSI Jabar Roy Jinto mengakui, hingga kini ada kendala teknis terkait input data pekerja di Jawa Barat.

Hal ini karena tidak sedikit tenaga kerja yang belum memiliki nomor rekening. Akibatnya, sampai saat ini baru 1,8 juta pekerja di Jabar yang telah terdata bakal terima BLT.

"Menurut informasi, dana stimulus akan ditransfer tanggal 25 Agustus. Itu sangat mepet. Sementara pekerja yang telah terdata baru 1,8 juta. Makanya kami minta ada spare waktu. Setidaknya, ada tahapan atau mekanisme lanjutan. Bisa bergelombang. Yang penting haknya tepat sasaran," kata Roy.

Diakuinya, memang tidak gampang mengumpulkan nomor rekening 15,7 juta pekerja. Namun hal ini mestinya menjadi pembelajaran, agar BP Jamsostek dan perusahaan lebih intensif koordinasi terkait data pekerjanya.

Sementara itu, Deputi Direktur BP Jamsostek Wilayah Jawa Barat M Yamin Pahlevi, diwakili oleh Asisten Deputi Wilayah Bidang Kepesertaan Suherianto mengatakan, dari sekitar 5,2 juta pekerja yang terdata di BP Jamsostek Jabar, sekitar 2,6 juta adalah pekerja aktif non PNS, TNI, Polri, atau pegawai BUMN.

"Memang dari 2,6 juta itu, baru 1,8 juta pekerja yang telah menyetorkan nomor rekening kepada kami. Sisanya belum," kata dia, pada pertemuan antara BP Jamsostek Jabar dengan perwakilan KSPSI di Kantor B Jamsostek Jabar, Jalan PH Mustofa, Kota Bandung, Rabu (19/8/2020).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Pekerja Proyek Tewas...
3 Pekerja Proyek Tewas di Gorong-gorong, Pramono Ungkap 1 Korban Merupakan WNA
3 Pekerja Proyek Tewas...
3 Pekerja Proyek Tewas di Gorong-gorong Jaktim, Diduga Kehabisan Napas
Ledakan Galian Pipa...
Ledakan Galian Pipa di Fatmawati Jaksel, 2 Pekerja Terluka
Isu Narkoba dan Wacana...
Isu Narkoba dan Wacana Pelarangan, Pekerja Vape Jadi Pihak Paling Terdampak
Sampaikan Aspirasi,...
Sampaikan Aspirasi, Pekerja PTPN IV di Cot Girek Datangi Kantor Bupati Aceh Utara
Ada Demo Buruh di Kemnaker,...
Ada Demo Buruh di Kemnaker, Pengendara Diimbau Gunakan Jalur Alternatif
Tinggalkan Jas dan Dasi,...
Tinggalkan Jas dan Dasi, Pekerja Kantoran di Jepang Boleh Pakai Celana Pendek dan Kaus Oblong
Di Forum BRICS 2026,...
Di Forum BRICS 2026, KSPSI AGN Dorong AI Berpihak pada Pekerja
Hapus Pajak JHT, Presiden...
Hapus Pajak JHT, Presiden Buruh Klaim Kantongi Restu Dirut BPJS Ketenagakerjaan
Rekomendasi
Mobil Listrik China...
Mobil Listrik China Meningkatkan Tekanan Persaingan Global
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
Berita Terkini
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
PASTI INDONESIA Dampingi...
PASTI INDONESIA Dampingi Praperadilan dan Ajukan Penangguhan Penahanan Babe Aldo
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved