alexametrics

Cerita Pagi

Misteri Situ Gede Tasikmalaya dan Prabudilaya

loading...
Misteri Situ Gede Tasikmalaya dan Prabudilaya
Situ Gede danau satu-satunya yang berada tidak jauh di pusat Kota Tasikmalaya. Nampak aktivitas warga menjala ikan dengan rakit menjadi pemandangan sehari-hari. Foto/SINDOnews/Jani Noor
A+ A-
Kurang lebih tiga kilometer dari pusat Kota Tasikmalaya di Kelurahan Linggajaya Kecamatan Mangkubumi terdapat suatu danau yang disebut Situ Gede. Situ ini menjadi pusat irigasi tengah kota yang mengairi ratusan hektare sawah di Kota Tasikmalaya yang menimbulkan efek bagus bagi kehidupan warga sekitar serta pertanian.

Menurut riwayat yang ditulis dalam Gedenbook tahun 1933 yang dikhususkan dalam rangka memperingati berdirinya Tasikmalaya 300 tahun dan 25 tahun Pemerintahan Tasikmalaya dibawah kepemimpinan Bupati Raden Arya Wiratanuningrat (1908-1933), dulunya Situ Gede sama luasnya dengan Situ Lengkong Panjalu Ciamis.

Namun oleh penduduk semakin tak terurus karena sebagian ada yang dijadikan sawah dan kolam. Padahal menjadi pusat irigasi yang airnya tak pernah habis dengan kedalaman mencapai empat meter lebih bahkan di tengah situnya sampai puluhan meter.



Dulu berdiri dipinggir situ saja, kata dalam "Gedenbook", orang-orang takut karena saking airnya hijau menandakan kedalaman dengan ikan-ikan yang banyak dan besar yang menjadi penghasilan warga sekitar. Warga kerap mendapat ikan yang terseret arus ketika air melimpah ke Kali Cibanjaran.

Ikan-ikan tersebut tidak diambil tiap hari tetapi ketika musim paceklik saja karena menurut kepercayaan bahwa Situ Gede sanggup menjadi penolong orang yang kekurangan makanan sehingga jarang sekali yang mengambilnya. Burung rawa atau kuntul pun banyak serta sering diadakan "Salametan" besar atas rampungnya irigasi besar.

Pohon-pohon mengelilingi situ, termasuk eceng gondok yang tidak dijumpai di situ manapun. Gunung-gunung kecil berjejer dan terdapat gunung besar tapi tidak berpohon hanya rumput dan ilalang.

Pagi atau sore hari apabila berdiri di puncak gunung dapat melihat pemandangan indah luasnya Situ Gede yang kini tak dijumpai lagi. Dan bisa melihat Kota Tasikmalaya dari gunung.

Orang Belanda juga sempat menjadikan Situ Gede menjadi pariwisata dengan penyewaan motor boat, malah ada orang Eropa yang akan membuat penginapan untuk orang berwisata seperti di Situ Lengkong Panjalu. Namun tidak jadi karena banyak keanehan di situ itu.

Ditengah situ terdapat tiga kuburan kuno yang dikenal dengan kuburan Prabudilaya dan dua pengawalnya Ki Sagalong serta Ki Siliwati yang asal-usulnya menjadi adanya Situ Gede.
halaman ke-1 dari 3
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak