Sehari usai Dilantik Jadi Pj Gubernur Sulsel, Zudan Arif Langsung Tancap Gas
Sabtu, 18 Mei 2024 - 21:37 WIB
loading...
Zudan Arif Fakrulloh langsung tancap gas usai dilantik jadi Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) oleh Mendagri Tito Karnavian, Jumat (17/5/2024) lalu. Foto/MPI/Abdoellah Nicolha
A
A
A
MAKASSAR - Zudan Arif Fakrulloh langsung tancap gas usai dilantik jadi Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Jumat (17/5/2024).
Mantan Pj Gubernur Sulbar itu langsung menggelar rapat terbatas bersama Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulsel di Mess Pemda Sulsel, Jakarta Pusat, Sabtu, (18/5/2024).
Baca juga: Zudan Arif Fakrulloh Resmi Menjadi Sekretaris BNPP
"Hari ini kita melakukan Rapim terbatas dengan Kepala OPD yang sudah ada di Jakarta waktu pelantikan kemarin. Nah ini merupakan koordinasi awal," kata Zudan.
Dia menegaskan komitmennya untuk mempertahankan stabilitas pemerintahan dan melanjutkan program-program strategis yang telah dirancang dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024.
"Bagaimana saya sebagai penjabat Gubernur Sulawesi Selatan yang baru bisa melanjutkan program-program yang sudah tersusun di RKPD 2024 dan APBD 2024," ungkapnya.
Dia melanjutkan, sebagai penjabat yang masuk di tengah, maka tidak membawa program baru. Zudan menekankan, yang harus diketahui bahwa penjabat yang masuk di tengah tugasnya adalah menyelenggarakan tiga pekerjaan besar utama.
Baca juga: Mendagri Lantik Zudan Arif Jadi Pj Gubernur Sulawesi Barat
Mantan Pj Gubernur Sulbar itu langsung menggelar rapat terbatas bersama Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulsel di Mess Pemda Sulsel, Jakarta Pusat, Sabtu, (18/5/2024).
Baca juga: Zudan Arif Fakrulloh Resmi Menjadi Sekretaris BNPP
"Hari ini kita melakukan Rapim terbatas dengan Kepala OPD yang sudah ada di Jakarta waktu pelantikan kemarin. Nah ini merupakan koordinasi awal," kata Zudan.
Dia menegaskan komitmennya untuk mempertahankan stabilitas pemerintahan dan melanjutkan program-program strategis yang telah dirancang dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024.
"Bagaimana saya sebagai penjabat Gubernur Sulawesi Selatan yang baru bisa melanjutkan program-program yang sudah tersusun di RKPD 2024 dan APBD 2024," ungkapnya.
Dia melanjutkan, sebagai penjabat yang masuk di tengah, maka tidak membawa program baru. Zudan menekankan, yang harus diketahui bahwa penjabat yang masuk di tengah tugasnya adalah menyelenggarakan tiga pekerjaan besar utama.
Baca juga: Mendagri Lantik Zudan Arif Jadi Pj Gubernur Sulawesi Barat
Lihat Juga :