Perumdam Sukabumi Belajar ke Bekasi Soal Penanganan Kebocoran Air
Rabu, 15 Mei 2024 - 07:40 WIB
loading...
A
A
A
Ada empat penyebab kebocoran yakni jaringan pipa yang sudah tua, pembacaan meteran yang tidak akurat, serta kebocoran pada alat ukur atau meteran air. Satu penyebab lain adalah terjadi pencurian air oleh masyarakat tertentu, termasuk pelanggan non aktif.
“Ilegal conection atau sambungan liar yang masuk kategori pencurian air oleh orang tertentu dari jaringan pipa, penyumbang terbesar kehilangan air,” ucap dia.
Perumda Tirta Bhagasasi memiliki 308.000 sambungan langsung pelanggan di wilayah Kabupaten Bekasi dari total 3,5 juta jiwa penduduk wilayah itu. Pelayanan air bersih dilakukan 13 kantor cabang dan 12 cabang pembantu hingga mampu melayani 40 persen dari jumlah penduduk.
Bahkan belum termasuk 60.000 pelanggan di wilayah Kota Bekasi.
Sementara Dirut Perumdam Tirta Jaya Mandiri Kabupaten Sukabumi Muhammad Kamaludin Zen menyatakan dari 2,8 juta jiwa penduduk Kabupaten Sukabumi, pihaknya baru melayani 60.000 pelanggan dengan cakupan layanan baru 12 persen dari jumlah penduduk.
“Ilegal conection atau sambungan liar yang masuk kategori pencurian air oleh orang tertentu dari jaringan pipa, penyumbang terbesar kehilangan air,” ucap dia.
Perumda Tirta Bhagasasi memiliki 308.000 sambungan langsung pelanggan di wilayah Kabupaten Bekasi dari total 3,5 juta jiwa penduduk wilayah itu. Pelayanan air bersih dilakukan 13 kantor cabang dan 12 cabang pembantu hingga mampu melayani 40 persen dari jumlah penduduk.
Bahkan belum termasuk 60.000 pelanggan di wilayah Kota Bekasi.
Sementara Dirut Perumdam Tirta Jaya Mandiri Kabupaten Sukabumi Muhammad Kamaludin Zen menyatakan dari 2,8 juta jiwa penduduk Kabupaten Sukabumi, pihaknya baru melayani 60.000 pelanggan dengan cakupan layanan baru 12 persen dari jumlah penduduk.
(ams)
Lihat Juga :