alexametrics

Banjir di Manado Meluas, Jalan Menuju Bandara Tak Bisa Dilewati

loading...
Banjir di Manado Meluas, Jalan Menuju Bandara Tak Bisa Dilewati
Luapan air di depan Transmart hingga depan jalan utama Restoran Nyiur Melambai. Akibatnya kendaraan dari Bandara Sam Ratulangi ke Manado atau sebaliknya harus memutar menuju ring road. Foto/Ist
A+ A-
MANADO - Banjir di Kota Manado sudah meluas ke beberapa wilayah. Bahkan beberapa jalan utama terendam. Salah satunya jalan utama dari Manado menuju Bandara Sam Ratulangi tak bisa lagi dilewati akibat air meluap. (Baca juga: DAS Tondano Meluap, Banjir Landa Kota Manado)

Dari lampu merah Transmart hingga depan Nyiur Melambai tak bisa dilalui kendaraan. Tak hanya di lokasi tersebut air meluap di jalan raya menimbulkan kemacetan di mana-mana. Seperti di Lapangan KONI, Perkamil, Area Lembaga, Sario belakang Santo Josep, dan belakang Masjid Bailang.
Banjir di Manado Meluas, Jalan Menuju Bandara Tak Bisa Dilewati

Beberapa jalan juga ditutup seperti jalan Siswa menuju arah keluar Kembang, Ahmad Yani Sario genangan sudah setengah lutut orang dewasa, jalan di Stadion.

Sementara kendaraan dari Manado menuju Bandara Sam Ratulangi atau sebaliknya diarahkah memutar ke jalan lokasi pameran atau ring road.



Genangan air juga menerjang jalan altenatif dari ring road yang terkendala banjir yang meluap hingga ke jalan raya di depan perumahan Kelapa Gading Paniki Bawah, Minahasa Utara. Sejumlah kendaraan harus memutar di depan Alfamart atau Indomaret.

Humas SAR Manado, Fery Ari Yanto melaporkan banjir juga meluas di beberapa titik di antaranya Sumompo, depan SPBU Tikala, Pacuan Kuda perkamil, Taas, dan Banjer.

Akibatnya kendaraan tak bisa masuk karena jalanan terendam banjir. “Dari Pumorow ada longsor kecil yang memakan stengah badan jalan. Air di Komo Luar dekat hotel Swisbell, dan Kalasey Tateli cukup parah. Sedangkan di depan RS Advent ada pohon tumbang,” tandasnya.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak