Sri Jayabupati, Penguasa Sunda Galuh Keturunan Sriwijaya dan Majapahit
Kamis, 09 Mei 2024 - 06:01 WIB
loading...
A
A
A
Jayabupati tidak bisa berbuat banyak saat kedua kerajaan terlibat peperangan. Puncaknya pada 1016, Raja Wurawuri menyerang Medang, di bawah pemerintahan Dharmawangsa Teguh yang dikenal dengan Peristiwa Mahapralaya, tetapi ia harus bersikap netral.
Sementara hubungan Kerajaan Sunda Galuh dengan Kerajaan Majapahit dipengaruhi Darmasiksa Prabu Sanghyang Wisnu yang memiliki putra mahkota bernama Rakryan Jayadarma yang berkedudukan di Pakuan.
Baca Juga: Kisah Serangan Sunda ke Wilayah Kerajaan Majapahit usai Perang Bubat
Rakryan Jayadarma ini merupakan menantu Mahisa Campaka yang pernah memerintah Kerajaan Singasari.
Kemudian Rakryan Jayadarma menikah dengan Dyah Lembu Tal dan memiliki anak bernama Nararaya Sanggamawijaya atau Raden Wijaya atau Dyah Wijaya, yang lahir di Pakuan.
Sementara hubungan Kerajaan Sunda Galuh dengan Kerajaan Majapahit dipengaruhi Darmasiksa Prabu Sanghyang Wisnu yang memiliki putra mahkota bernama Rakryan Jayadarma yang berkedudukan di Pakuan.
Baca Juga: Kisah Serangan Sunda ke Wilayah Kerajaan Majapahit usai Perang Bubat
Rakryan Jayadarma ini merupakan menantu Mahisa Campaka yang pernah memerintah Kerajaan Singasari.
Kemudian Rakryan Jayadarma menikah dengan Dyah Lembu Tal dan memiliki anak bernama Nararaya Sanggamawijaya atau Raden Wijaya atau Dyah Wijaya, yang lahir di Pakuan.
Lihat Juga :