alexametrics

Akses Kereta Api dari Medan ke Danau Toba Segera Dibangun

loading...
Akses Kereta Api dari Medan ke Danau Toba Segera Dibangun
Akses Kereta Api (KA) tujuan dari Medan ke Danau Toba, Parapat, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumut akan segera dibangun. SINDOnews/M Andi Yusri
A+ A-
MEDAN - Akses Kereta Api (KA) rute Medan ke Danau Toba, Parapat, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) akan segera dibangun. Pembangunan akses KA merupakan target Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang telah menyiapkannya pada 2019.

Direktur Utama (Dirut) Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba (BPODT) Arie Prasetyo mengatakan, pembangunan infrastruktur untuk Kereta api akan dilakukan secara bertahap tahun ini. "Kereta api akan dikerjakan tahun ini, jadinya Up Grade dari Medan ke Pematangsiantar sudah tersedia anggaran dari Kemenhub," jelasnya, Kamis 10 Januari 2019.

Arie menjelaskan tidak hanya dilakukan peningkatan, PT KAI akan juga melakukan perbaikan pelayanan untuk masyarakat yang akan berkunjung ke Danau Toba menggunakan moda transportasi kereta api ini. ‎"Mudah-mudah Kemenhub dan PT KAI akan melaunching kereta api baru," ungkapnya.



Setelah melakukan Up Grade, Kereta Api dari Medan ke Kota Pematangsiantar, kata Arie, Kemenhub tengah membahas out line bisnis kereta dari Kota Pematangsiantar ke Danau Toba di Parapat di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. "Akan menggunakan biaya yang besar dari pemerintah dan badan usaha. Mudah-mudah segera dilakukan," tutur Arie.

Dia mengharapkan pembangunan infrastruktur Kereta Api Medan ke Parapat di Kawasan Danau Toba dapat direalisasi dan selesai pada tahun ini sehingga tidak terpengaruh dengan kondisi tahun 2019 sebagai tahun politik. "Sembari di Up Grade, sembari juga dikerjakan. Ini juga ditawarkan oleh investor, untuk pembangunan rel dan operasionalnya," pungkasnya.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak