alexametrics

5 Jam Terapung, 2 Nelayan Berhasil Diselamatkan TNI AL dan Basarnas

loading...
5 Jam Terapung, 2 Nelayan Berhasil Diselamatkan TNI AL dan Basarnas
Dua nelayan korban perahu tenggelam dievakuasi tim Lanal Tahuna menggunakan KAL PSH. Foto/Istimewa
A+ A-
TAHUNA - Ombak besar di perairan Kepulauan Sangihe dan perairan Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara menyebabkan sebuah perahu nelayan terbalik sekira pukul 03.00 Wita, subuh tadi (8/1/2018).

Dua nelayan menjadi korban masing-masing Alfret Antara (41) dan Iwan Wangka (38). Keduanya berhasil diselamatkan tim Lanal Tahuna setelah 5 jam lebih terapung di lautan.

“Korban sudah dievakuasi dan saat ini korban sedang dirawat di klinik kesehatan AL,”kata Revolius Pudihang, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Selasa (8/1/2019).
5 Jam Terapung, 2 Nelayan Berhasil Diselamatkan TNI AL dan Basarnas

Menurut Revolius, sejak pukul 08.30 Wita Lanal Tahuna menggunakan KAL PSH melaksanakan pencarian perahu tenggelam yang diawaki 2 orang di sekitar perairan Kolongan. Bersama tim Basarnas dan BPBD Kabupaten Kepulauan Sangihe, korban akhirnya ditemukan dan berhasil diselamatkan.



“Setelah melalui pencarian korban akhirnya ditemukan selamat,” katanya.

Sementara itu, BMKG sendiri kembali mengingatkan tanggal 09 Januari 2019 jam 08:00 wita hingga 10 Januari 2019 pukul 08.00 Wita tinggi gelombang 1,25-2,5 meter (moderate sea) berpeluang terjadi di Laut Sulawesi, perairan Bitung dan Manado, perairan Utara Sulawesi, perairan Selatan Sulut dan Laut Maluku.
5 Jam Terapung, 2 Nelayan Berhasil Diselamatkan TNI AL dan Basarnas

Sedangkan di perairan Kepulauan Sangihe dan perairan Kepulauan Talaud tinggi gelombang masih di kisaran 2,5 - 4,0 meter (rough sea).
(rhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak