Banjir Bandang dan Longsor Terjang Trenggalek, 7 Kecamatan Terdampak

Jum'at, 19 April 2024 - 14:41 WIB
loading...
Banjir Bandang dan Longsor...
Warga melakukan pembersihan usai banjir bandang menerjang Madrasah Aliyah Nurul Ulum di Kabupaten Trenggalek. Foto: iNews TV/Anang Agus Faisal
A A A
TRENGGALEK - Bencana banjir bandang dan tanah longsor menerjang wilayah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Jumat (19/4/2024). Akibat bencana tersebut, sebanyak tujuh kecamatan terdampak akibat curah hujan tinggi cuaca ekstrem.

Adapun tujuh kecamatan yang terdampak di antaranya: Kecamatan Munjungan, Trenggalek, Gandusari, Panggul, Kampak, Watulimo, dan Pogalan. Bencana itu menyebabkan banyak kerusakan, mulai dari hunian warga, fasilitas umum, infrastruktur hingga sawah kadang warga.

Meskipun banjir surut dengan cepat, namun terjangan banjir mengakibatkan sejumlah kerusakan. Di Kecamatan Munjungan, banjir yang sempat menggenangi Madrasah Aliyah Nurul Ulum membuat sejumlah fasilitas sekolah seperti komputer, buku, bangku, dan kursi rusak.

Baca Juga: Diguyur Hujan Lebat, 262 Rumah di Lebak Terendam Banjir

Bahkan tembok sekolah juga ikut roboh karena tidak kuat menahan arus air yang berasal dari luapan sungai. Menurut warga, bencana banjir kali ini lebih parah jika dibandingkan dengan banjir pada tahun sebelumnya.

”Akibat bencana banjir tersebut, kami memutuskan untuk menghentikan sementara kegiatan belajar mengajar. Saat ini, pihak sekolah sedang melakukan pembersihan material banjir,” kata Staf MA Nurul Ulum Munjungan Mansur Arif.

Berdasarkan data Pemkab Trenggalek, tercatat ada delapan rumah dan satu masjid yang mengalami rusak parah. Beberapa rumah yang berada di tepi sungai pesisir selatan Munjungan, Trenggalek bahkan dilaporkan hanyut terbawa arus banjir.

BPBD menyebut banjir dan tanah longsor di 11 desa itu dipicu hujan intensitas tinggi yang sebelumnya mengguyur wilayah Bumi Menak Sopal sejak pukul 17.00 WIB hingga 23.30 WIB pada Kamis (18/4).

Baca Juga: Hujan Deras Guyur Gunung Semeru, Seorang Warga Tewas Tertimbun Longsor

Akibatnya pada pukul 18.30 WIB, area persawahan, jalan hingga permukiman warga di Dusun Bungur-Karangturi Desa/Kecamatan Munjungan terdampak banjir dengan ketinggian sekitar 50 centimeter.

Banjir juga dilaporkan terjadi di Desa Tawing dan Desa Masaran Kecamatan Munjungan serta Desa Munjungan. Di Desa Munjungan banjir berdampak paling parah. Sebanyak empat rumah di Dusun Bungur Desa Munjungan terdampak kerusakan akibat luapan Sungai Bungur.

Sebagian sisi dari empat rumah warga di RT 27/RW 07 Dusun Bungur yaitu rumah Kodirun, Zainudin, Miran dan Tasrip rusak akibat hanyut terdampak luapan air sungai. Selain itu, sebuah masjid di daerah setempat juga terdampak kerusakan akibat luapan sungai itu.

Selain di wilayah Munjungan, pada pukul 21.30 WIB banjir dengan ketinggian 60-80 centimeter terjadi di RT 18,19,20,21 dan 23 Dusun Ngares Kecamatan Trenggalek. Banjir akibat sungai yang meluap hingga memasuki permukiman warga.

Banjir juga terjadi di RT 03/RW 01 Dusun Tirto Desa Karanggandu Kecamatan Watulimo. Selain banjir, longsor juga menerjang empat rumah warga di Kecamatan Bendungan sekitar pukul 22.30 WIB.

Rumah Said di RT 07/RW 03 Desa Dompyong mengalami kerusakan terdampak tanah longsor itu. Kerusakan juga terjadi di rumah Sarjuni, Nurudin dan Nurwanto, warga RT 29/RT 09 Dusun Kacangan Desa Sumurup.

Tiga rumah di lokasi yang sama mengalami kerusakan pada bagian dapur. Selain itu tanah longsor juga menutup total badan jalan di utara pasar Dompyong Jalan Trenggalek – Bendungan KM 14 Desa Dompyong Kecamatan Bendungan. Jalan tidak bisa dilewati.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
BMKG Sebut Siklon Tropis...
BMKG Sebut Siklon Tropis Jangmi Menguat, Ini Dampak Cuacanya bagi Indonesia
Siklon Tropis Jangmi...
Siklon Tropis Jangmi Terdeteksi, BMKG: Picu Potensi Hujan Lebat di Sebagian Indonesia
Pakar ITB Sebut Cuaca...
Pakar ITB Sebut Cuaca Berperan Besar dalam Blackout Sumatera
KPK Lelang 106 Lot Barang...
KPK Lelang 106 Lot Barang Rampasan Korupsi dari 26 Perkara, Ada Handphone hingga Bidang Tanah
Pesawat Ini 2 Kali Gagal...
Pesawat Ini 2 Kali Gagal Mendarat di Bandara Puncak Gunung, Penumpang Menangis dan Pingsan
Cuaca Ekstrem, Jemaah...
Cuaca Ekstrem, Jemaah Haji Indonesia Diimbau Tak Lempar Jumrah Pukul 10.00-14.00
Rekomendasi
Mantan Wakapolri: Polisi...
Mantan Wakapolri: Polisi yang Bawa Dokter Tifa ke RS Polri Pernah Dampingi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Temui Jokowi
Asosiasi Dosen Ilmu...
Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia: Jokowi Apresiasi UU Polri Baru
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Berita Terkini
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved