Hujan Deras Guyur Gunung Semeru, Seorang Warga Tewas Tertimbun Longsor
Jum'at, 19 April 2024 - 10:47 WIB
loading...
Petugas dan tim SAR gabungan mengevakuasi korban tertimbun longsor di Dusun Sriti, Desa Sumberurip, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur. Foto/Istimewa
A
A
A
LUMAJANG - Seorang warga Lumajang Ngatmini (50) tewas tertimbun longsor , Jumat (19/4/2024). Korban merupakan warga Dusun Sriti, Desa Sumberurip, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur.
Kapolsek Pronojiwo Iptu Wahono Puji Santoso menyatakan, longsor terjadi sekitar pukul 19.30 WIB saat hujan deras melanda kawasan Pronojiwo, termasuk di lereng Gunung Semeru .
"Longsor di Lumajang yang disebabkan hujan deras menewaskan seorang warga. Peristiwa ini pada Kamis (18/3) sekitar pukul 19.30 WIB," ujar Iptu Wahono.
Baca juga; Gunung Semeru Terus Erupsi, Tercatat 179 Kali Sejak Awal Tahun 2024
Iptu Wahono menyebutkan, saat kejadian korban dan suaminya Fatur Rohim tengah tidur di kamar ketika hujan intensitas tinggi turun. Rumah pasangan suami istri (pasutri) ini memang terletak di depan tebing.
"Tetangganya bernama Poniman ini berinisiatif mendatangi rumah korban untuk membangunkannya. Diajak untuk mengungsi karena khawatir akan terjadi longsor," ucapnya.
Saat masuk ke dalam rumah, tiba-tiba saja terjadi longsor dari tebing di belakang rumah korban dan suaminya. Poniman dan Fatur Rohim berhasil menyelamatkan diri, sedangkan Ngatmini tidak berhasil menyelamatkan diri hingga tertimbun longsor.
Kapolsek Pronojiwo Iptu Wahono Puji Santoso menyatakan, longsor terjadi sekitar pukul 19.30 WIB saat hujan deras melanda kawasan Pronojiwo, termasuk di lereng Gunung Semeru .
"Longsor di Lumajang yang disebabkan hujan deras menewaskan seorang warga. Peristiwa ini pada Kamis (18/3) sekitar pukul 19.30 WIB," ujar Iptu Wahono.
Baca juga; Gunung Semeru Terus Erupsi, Tercatat 179 Kali Sejak Awal Tahun 2024
Iptu Wahono menyebutkan, saat kejadian korban dan suaminya Fatur Rohim tengah tidur di kamar ketika hujan intensitas tinggi turun. Rumah pasangan suami istri (pasutri) ini memang terletak di depan tebing.
"Tetangganya bernama Poniman ini berinisiatif mendatangi rumah korban untuk membangunkannya. Diajak untuk mengungsi karena khawatir akan terjadi longsor," ucapnya.
Saat masuk ke dalam rumah, tiba-tiba saja terjadi longsor dari tebing di belakang rumah korban dan suaminya. Poniman dan Fatur Rohim berhasil menyelamatkan diri, sedangkan Ngatmini tidak berhasil menyelamatkan diri hingga tertimbun longsor.
Lihat Juga :