alexametrics

Batang Raih Predikat Tinggi Kepatuhan Standar Pelayanan Publik

loading...
Batang Raih Predikat Tinggi Kepatuhan Standar Pelayanan Publik
Bupati Batang Wihaji saat menerima piagam Predikat Tinggi Kepatuhan Standar Pelayanan Publik 2018 di Auditorium TVRI Pusat Jakarta, Senin (10/12/2018) sore. Foto Ist
A+ A-
BATANG - Baru satu tahun enam bulan kepemimpinan Bupati Batang Wihaji dan Wakil Bupati Suyono, menuai prestasi di bidang standar pelayanan publik dengan katagori tingkat kepatuhan tinggi yang mencapai 94,05.

Capaian tersebut berdasarkan hasil survei Ombudsman Republik Indonesia terhadap tingkat kepatuhan terhadap standar pelayanan sesuai dengan Undang - Undang No25 Tahun 2009.

Prestasi ini menghantarkan Batang mendapatkan piagam Predikat tinggi Kepatuhan Standar Pelayanan Publik 2018, penghargaan berupa piagam di serahkan oleh anggota Ombudsman Andrianus kepada Bupati Batang Wihaji di Auditorium TVRI Pusat Jakarta, Senin (10/12/2018) sore.



"Alhamdulilah ini prestasi yang luar biasa, dan saya sangat mengapresiasi semua kinerja ASB OPD telah bekerja sesuai dengan regulasi keterbukaan publik dan jauh dari mal administrasi dan pungli," kata Bupati Wihaji usai menerima penghargaan.

Dia juga meminta kepada seluruh ASN yang bekerja di Kabupaten Batang agar penghargaan ini menjadi motivasi bersama untuk kedepan lebih maju lagi dan dapat meningkatkan pelayanan publik yang baik sesuai standar pelayanan yang mudah, efektif, cepat, sederhana, transparan dan akuntabel.

"Ini merupakan komit saya dinilai maupun tidak dinilai harus memberikan pelayanan yang terbaik, karena sudah menjadai kebutuhan masyarakat dan pemerintah wajib memberikan sesuai standar regulasi yang ada," katanya.

Ketua Ombudsman RI Amzulian Rifai mengatakan, kegiatan ini merupakan momentum pencanangan untuk memperkuat komitmen negara dalam mempercepat peningkatan kualitas pelayanan publik di Indonesia.

"Sejak tahun 2013, pihaknya telah melakukan observasi Kepatuhan Standar Pelayanan Publik di lingkungan kementrian/lembaga dan pemerintah daerah. Hasil yang didapat adalah tingkat kepatuhan ini terhadap pelayanan publik yang dapat mempengaruhi kepercayaan terhadap pemerintah," jelasnya

Lebih lanjut Amzulian Rifai mengungkapkan bahwa sekarang hidup di era digital, jangan sampai terjadi hidup era digital ini tapi mental, mental monolog karena ada pikiran bisa mendapatkan keuntungan bagi pribadi tertentu.
halaman ke-1 dari 2
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak