alexametrics

Ini Kronologi Penembakan Anggota PPS Sokobanah Sampang

loading...
Ini Kronologi Penembakan Anggota PPS Sokobanah Sampang
Idris, pelaku penembakan Subaidi, Anggota PPS Desa/Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Madura saat mengikuti ekpos perkara di Polda Jatim, Jumat (23/11/2018). FOTO/SINDOnews/LUKMAN HAKIM
A+ A-
SURABAYA - Polisi telah menangkap pelaku penembakan Subaidi (40), anggota Panitia Pemungutan Sura (PPS) Desa/Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Madura. Pelakunya bernama Idris yang cukup dikenal korban.

Berikut ini kronologi penembakan Subaidi oleh Idri versi polisi. Awalnya, pada Rabu (21/11/2018) sekitar pukul 09.00 WIB, Idris keluar rumah menuju Pasar Plerenan, Desa Tobai Timur, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang untuk membeli tempat gendong bayi.

Di perjalanan, tepatnya di Dusun Gimbuk Timur, Desa Sokobanah Laok, Kecamatan Sokobanah, Sampang, Idris berpapasan dengan Subaidi. Idris naik sepeda motor dari arah utara sedangkan Subaidi yang juga seorang tukang pasang gigi ini juga naik sepeda motor dari arah Selatan.

Saat berpapasan, Subaidi terus memandangi Idris. Ketika mendekat, Subaidi menabrak Idris dengan sepeda motornya hingga dia terjatuh. Sedangkan Subaidi hanya sepedanya yang roboh.

"Setelah itu Subaidi mengeluarkan sebilah pisau dari balik baju pinggang sebelah kiri dan menyabetkan ke arah tersangka (Idris)," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, Jumat (23/11/2018).

Namun, Idris berhasil menghindar. Sedetik kemudian, dia langsung mengambil senjata api yang disimpan di dalam kantong samping sebelah kanan. Saat Subaidi terpeleset dan jatuh hingga senjata tajam yang dipegangnya terlepas, saat itu juga Idris mengokang senjata api yang dipegangnya.

Dia lantas menembak Subaidi ke arah dada kirinya hingga tembus pinggang kanan bawah. Setelah itu Idris lari meninggalkan sepeda motornya. Ini karena Subaidi masih mencoba mengejarnya sambil mengambil batu dan melempari Idris.

"Upaya mengejar Idris tidak berhasil. Setelah itu Idris tidak melihat Subaidi lagi hingga kemudian dia mendengar kabar bahwa Subaidi sudah meninggal dunia," tutur Barung.
(amm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak