alexametrics

Elpiji 3 Kg Kembali Langka, Eceran Rata-rata Rp35 Ribu

loading...
Elpiji 3 Kg Kembali Langka, Eceran Rata-rata Rp35 Ribu
Elpiji 3 kilogram kembali langka di Kabupaten Merangin, Jambi. Foto/Ilustrasi elipiji
A+ A-
MERANGIN - Sudah dua pekan ini elpiji 3 kilogram kembali langka di Kabupaten Merangin, Jambi. Menurut beberapa pangkalan gas, kelangkaan ini disebabkan keterlambatan agen pemasok gas elpiji, dan juga dugaan permainan dari beberapa pangkalan gas yang nakal.

Penelusuran media ini ke salah satu pangkalan elpiji yang ada pasar baru Bangko mengaku tidak menjual gas elpiji 3 kilogram, dan menurut pemilik pangkalan mereka hanya ada gas non subsidi dari 5 kilogram dan 12 kilogram.

"Saya tidak ada gas yang kecil, yang ada hanya yang 5 kilogram dan 12 kilogram," kata penjaga pangkalan gas tersebut.



Padahal diketahui, jika di pangkalan gas ini menyediakan gas 3 kilogram namun ditutup rapat dan seperti tidak diperjualbelikan untuk umum. Maria, salah satu ibu rumah tangga warga Pamenang membenarkan jika banyak pangkalan gas elpiji yang tidak menjual gasnya untuk umum.

"Ya setiap ditanya tidak ada, kosong dan alasannya klasik tidak ada pengiriman dari agen. Saya sudah keliling semua pangkalan dari Pamenang sampai Bangko namun kosong jawab pemilik pangkalan, anehnya di toko-toko ada tapi harganya Rp35 ribu pertabung, ya karena kita sangat perlu tetap kita beli," jelas Maria.
(rhs)
preload video
loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak