Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Maros Naik Rp15 Ribu
Selasa, 01 Maret 2022 - 13:22 WIB
loading...
Distributor gas elpiji di Kabupaten Maros mulai menaikkan harga gas sesuai surat edaran pemerintah. Foto: SINDOnews/Najmi Limonu
A
A
A
MAROS - Distributor gas elpiji non subsidi di Kabupaten Maros mulai menaikkan harga gas ukuran 12 kg dan 5 kg. Kenaikan harga ini dilakukan berdasarkan surat edaran pemerintah.
Salah satu pemilik pangkalan elpiji di Kabupaten Maros, Usman mengaku sudah menerapkan harga baru gas elpiji non subsidi ini sejak 28 Februari 2022.
Baca juga:LPG Orang Miskin Masih Disasar Orang Kaya, Ini Penyebabnya!
Berdasarkan surat edaran tersebut, untuk wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel), gas elpiji ukuran 12 Kg ditetapkan di harga Rp189 ribu. Sebelumnya hanya berkisar Rp175 ribu.
"Ada kenaikan harga sekitar Rp15 ribu. Sebelumnya kami hanya menjual seharga Rp175 ribu. Sementara untuk ukuran bright gas ukuran 5,5 Kg, harganya juga naik. Sebelumnya harganya hanya Rp85 ribu. Sekarang berdasarkan surat tersebut, maka kami menaikkan sekitar Rp11 ribu, menjadi Rp91 ribu," ujarnya.
Salah satu pemilik pangkalan elpiji di Kabupaten Maros, Usman mengaku sudah menerapkan harga baru gas elpiji non subsidi ini sejak 28 Februari 2022.
Baca juga:LPG Orang Miskin Masih Disasar Orang Kaya, Ini Penyebabnya!
Berdasarkan surat edaran tersebut, untuk wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel), gas elpiji ukuran 12 Kg ditetapkan di harga Rp189 ribu. Sebelumnya hanya berkisar Rp175 ribu.
"Ada kenaikan harga sekitar Rp15 ribu. Sebelumnya kami hanya menjual seharga Rp175 ribu. Sementara untuk ukuran bright gas ukuran 5,5 Kg, harganya juga naik. Sebelumnya harganya hanya Rp85 ribu. Sekarang berdasarkan surat tersebut, maka kami menaikkan sekitar Rp11 ribu, menjadi Rp91 ribu," ujarnya.
Lihat Juga :