Karamah Habib Sholeh Tanggul: Bisa Pindahkan Anus Anak Raja
Kamis, 04 April 2024 - 09:00 WIB
loading...
A
A
A
Setelah berucap seperti itu, Habib Sholeh lantas berkata kepada Habib Alwi Al Maliki; ”Ayo Habib kita pergi dari sini. Ana ingin ke tempat antum," katanya.
Raja Arab yang mendengarnya langsung ikut nimbrung. "Ya Habib Alwi. Inikah yang antum bilang habib keramat? Wala salam, wala kalam, wala ngobatin masak sudah mau pergi begitu saja," celetuk raja tanpa sedikitpun ditanggapi Habib Sholeh.
Tak lama kemudian tiba-tiba saja si anak yang duduk di kursi tadi berteriak mengucapkan kalimat takbir. ”Allahuakbar,Allahuakbar,”. Rupanya anak itu kaget kegirangan lantaran lubang yang ada di pinggangnya sudah tertutup dan pindah ke belakang sebagaimana dubur manusia.
”Oh iya, tadi belakang saya di tepuk-tepuk oleh Habib Sholeh," ujar anak itu.
Sontak raja ikut bahagia dan akhirnya baru mempercayai kekeramatan Habib Sholeh. Ia lalu menawarkan satu peti berisi emas sebagai hadiah untuk Habib Sholeh Tanggul. ”Ya Habib Sholeh, ini ada emas satu peti untukmu," ucap raja.
“Simpan saja emasmu. Ana lebih kaya dari antum. Kalau perlu ana yang kasih antum," jawab Habib Sholeh.
Masih tak menyerah raja kemudian mengajukan penawaran lagi kepada Habib Sholeh sebagai bentuk terima kasih. “Ya Habib Sholeh, ana punya anak perempuan, kalau mau putri ana akan ana nikahkan dengan antum dan antum ana beri jabatan tinggi di sini,” timpal raja lagi.
“Simpan saja putri antum. Ana punya Syarifah di rumah. Ana enggak butuh jabatan dari antum, ana udah punya jabatan dari Allah Subhanahu wa Ta'ala,”
Akhirnya Habib Sholeh dibisiki oleh Habib Alwi Al Maliki; “Ya Habib Sholeh, kita punya keluarga di Hadramaut banyak yang susah. Ambil saja itu terus kita bagi-bagikan di Hadramaut," kata Habib Alwi.
Dari situlah awal mula Habib Sholeh Tanggul di Hadramaut, Yaman dikenal sebagai habib paling kaya di Indonesia karena kedermawanannya yang luar biasa.
”Hadza minSholeh Tanggul,minSholeh Tanggul (Ini dari Sholeh Tanggul, dari Sholeh Tanggul),” demikian kalimat yang disampaikan kala emas dan uang itu dibagi-bagikan di Hadramaut.
Habib Sholeh Tanggul wafat pada 8 Syawal 1396 Hijriah bertepatan pada tahun 1976 Masehi. Namun ada perbedaan pendapat mengenai usia beliau. Ada yang menyebut wafat pada usia 86 tahun, ada juga yang berpendapat 81 tahun.
Habib Sholeh dimakamkan pada hari Ahad 9 Syawal ba'da sholat zhuhur. Saat itu, prosesi sholat jenazah dilakukan beberapa kali, lantaran banyaknya peziarah yang datang. Makam Habib Sholeh Tanggul sendiri terletak persis di samping Masjid Riyadhus Sholihin, Tanggul, Jember.
Dari banyak referensi tentang karamah beliau, penulis sengaja mengambil kisahnya dari Managib Habib Sholeh bin Muhsin Al-Hamid yang ditulis Shohibul Fadhilah Sayyidiy Al-Habib Muhammad Rafiq Al-Kaff yang dipublish pada 6 Juli 2017.
Raja Arab yang mendengarnya langsung ikut nimbrung. "Ya Habib Alwi. Inikah yang antum bilang habib keramat? Wala salam, wala kalam, wala ngobatin masak sudah mau pergi begitu saja," celetuk raja tanpa sedikitpun ditanggapi Habib Sholeh.
Tak lama kemudian tiba-tiba saja si anak yang duduk di kursi tadi berteriak mengucapkan kalimat takbir. ”Allahuakbar,Allahuakbar,”. Rupanya anak itu kaget kegirangan lantaran lubang yang ada di pinggangnya sudah tertutup dan pindah ke belakang sebagaimana dubur manusia.
”Oh iya, tadi belakang saya di tepuk-tepuk oleh Habib Sholeh," ujar anak itu.
Sontak raja ikut bahagia dan akhirnya baru mempercayai kekeramatan Habib Sholeh. Ia lalu menawarkan satu peti berisi emas sebagai hadiah untuk Habib Sholeh Tanggul. ”Ya Habib Sholeh, ini ada emas satu peti untukmu," ucap raja.
“Simpan saja emasmu. Ana lebih kaya dari antum. Kalau perlu ana yang kasih antum," jawab Habib Sholeh.
Masih tak menyerah raja kemudian mengajukan penawaran lagi kepada Habib Sholeh sebagai bentuk terima kasih. “Ya Habib Sholeh, ana punya anak perempuan, kalau mau putri ana akan ana nikahkan dengan antum dan antum ana beri jabatan tinggi di sini,” timpal raja lagi.
“Simpan saja putri antum. Ana punya Syarifah di rumah. Ana enggak butuh jabatan dari antum, ana udah punya jabatan dari Allah Subhanahu wa Ta'ala,”
Akhirnya Habib Sholeh dibisiki oleh Habib Alwi Al Maliki; “Ya Habib Sholeh, kita punya keluarga di Hadramaut banyak yang susah. Ambil saja itu terus kita bagi-bagikan di Hadramaut," kata Habib Alwi.
Dari situlah awal mula Habib Sholeh Tanggul di Hadramaut, Yaman dikenal sebagai habib paling kaya di Indonesia karena kedermawanannya yang luar biasa.
”Hadza minSholeh Tanggul,minSholeh Tanggul (Ini dari Sholeh Tanggul, dari Sholeh Tanggul),” demikian kalimat yang disampaikan kala emas dan uang itu dibagi-bagikan di Hadramaut.
Habib Sholeh Tanggul wafat pada 8 Syawal 1396 Hijriah bertepatan pada tahun 1976 Masehi. Namun ada perbedaan pendapat mengenai usia beliau. Ada yang menyebut wafat pada usia 86 tahun, ada juga yang berpendapat 81 tahun.
Habib Sholeh dimakamkan pada hari Ahad 9 Syawal ba'da sholat zhuhur. Saat itu, prosesi sholat jenazah dilakukan beberapa kali, lantaran banyaknya peziarah yang datang. Makam Habib Sholeh Tanggul sendiri terletak persis di samping Masjid Riyadhus Sholihin, Tanggul, Jember.
Dari banyak referensi tentang karamah beliau, penulis sengaja mengambil kisahnya dari Managib Habib Sholeh bin Muhsin Al-Hamid yang ditulis Shohibul Fadhilah Sayyidiy Al-Habib Muhammad Rafiq Al-Kaff yang dipublish pada 6 Juli 2017.
Lihat Juga :