alexametrics

Empat Kabupaten di Riau Berstatus Tanggap Darurat Banjir

loading...
Empat Kabupaten di Riau Berstatus Tanggap Darurat Banjir
Empat kabupaten di Riau berstatus tanggap darurat banjir. Masing-masing Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kuantan Singingi, dan Indragiri Hulu. FOTO/OKEZONE/BANDA HARUDDIN TANJUNG
A+ A-
PEKANBARU - Kabupaten Kuantan Singingi dan Indragiri Hulu, Riau saat ini masih dilanda banjir. Karena cukup parah, dua daerah ini ditetapkan tanggap darurat banjir. Sebelumnya, Kabupaten Rokan Hilir dan Rokan Hulu juga ditetapkan dengan status yang sama.

Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan (BPBD) Provinsi Riau, Jim Gapur menjelaskan bahwa musibah banjir berdampak terhadap ribuan jiwa. BPBD bersama pemda saat ini berupaya untuk mengevakuasi warga.

"Status tanggap banjir diberlakukan karena banyak yang berdampak dan sudah menggangu kehidupan masyarakat," kata Jim Gapur Sabtu (10/11/2018).

Menurut data BPBD Riau, banjir di Kabupaten Indragiri Hulu merendam 13 kecamatan. Antara lain Kecamatan Rengat, Rengat Barat, Batang Gangsal, Batang Cinaku, Pasar Penyu Lirik. Lalu Kecamatan Sungai Lala, Kelayang, Rakit Kulim, Batang Peranap, Kuala Cinaku, dan Kecamatan Peranap.

Sementara di Kabupaten Kuantan Singingi, banjir merendam 11 kecamatan yakni Hulu Kuantan, Kuantan Mudik, Gunung Toar, Kuantan Tengah. Kemudian Kecamatan Benai, Sentajo Raya, Pangean, Kuantan Hilir, Kuantan Hilir Sebrang, Inuman, dan Kecamatan Cerenti.

"Di Kabupaten Indragiri Hulu banjir berdampak terhadap 1.496 kepala keluarga (KK) atau 3.275 jiwa. Kalau Kuansing Singingi jumlah yang terdampak masih dalam pendataan," katanya.

Selain ribuan rumah warga, banjir juga merusak ratusan hektare areal pertanian. Fasilitas umum seperti rumah ibadah, sekolah dan sarana kesehatan juga teredam. Ketinggian banjir bervariasi antara 20 centimeter hingga 1 meter. "Masyarakat harus dievakuasi dan diselamatkan agar tidak terjadi korban jiwa,"pungkasnya.
(amm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak