Asal Usul Ken Arok, Raja Pertama Kerajaan Singasari dari Kasta Sudra

Sabtu, 30 Maret 2024 - 06:43 WIB
loading...
Asal Usul Ken Arok,...
Ken Arok merupakan Raja Pertama Kerajaan Singasari. Sebelumnya ia berkuasa di Tumapel, usai melumpuhkan Tunggul Ametung. Foto/Ilustrasi/Ist
A A A
Ken Arok merupakan salah satu tokoh yang memiliki nama besar dalam sejarah Indonesia khususnya masa Hindu-Buddha. Kisahnya bahkan diabadikan dalam berbagai karya sastra yang secara panjang lebar menceritakan perjuangan hidupnya serta tokoh-tokoh sezaman.

Ken Arok terlahir dari keluarga rakyat biasa yang memiliki cita-cita menjadi seorang raja. Ibunya bernama Ken Endog, sementara nama ayahnya tidak diketahui dengan pasti.

Namun demikian, ada dugaan bahwa sebenarnya Ken Arok merupakan keturunan darah biru atau berasal dari keluarga bangsawan yang dilahirkan dari rakyat biasa.

Baca Juga: Kisah Eyang Djugo, Guru Spritual Pangeran Diponegoro Tabib Sakti Pengendali Wabah Kolera

Perjuangan Ken Arok dalam mewujudkan cita-citanya, dimulai dengan banyaknya rintangan yang dialaminya. Ketika masih muda, dia pergi berkelana dan bertemu dengan seorang pencuri bernama Lembong yang kemudian menjadi ayah angkatnya.

Pertemuannya dengan ayah angkatnya tersebut mengantarkan Ken Arok hidup dalam dunia kriminalitas. Dia bahkan mendapat reputasi sebagai salah satu perampok yang paling ditakuti di wilayah Timur pulau Jawa.

Kehidupan itu bertahan hingga ia bertemu dengan seorang brahmana bernama Lohgawe yang saat itu bertugas mencari titisan Dewa Wisnu agar kelak menjadi raja di tanah Jawa. Lohgawe menganggap Ken Arok sebagai titisan Dewa Wisnu.

Dari situlah dirinya mulai belajar tata cara hidup yang berguna bagi masyarakat lainya kepada Brahmana tersebut.

Perjuangan Awal Ken Arok di Tumapel


Menurut jurnal "Nilai Nilai Karakter Dalam Perjuangan Ken Arok Mendirikan Kerajaan Singasari Tahun 1222", Lohgawe atau yang memiliki nama lengkap Dang Hyang Lohgawe adalah seorang Brahmana yang berasal dari Jambudwipa.

Dikisahkan Lohgawe mendapatkan tugas dari Bhatara Wisnu untuk bisa memperjuangkan Ken arok menjadi seorang raja di Jawadwipa.

Keinginan seorang Ken Arok untuk menjadi seorang raja mengantarkannya untuk mengabdi di Kerajaan Tumapel. Dia rela mengabdi kepada penguasa atau Akuwu Tumapel bernama Tunggul Ametung demi mewujudkan cita-cita dan keinginannya menjadi seorang raja di tanah Jawa.

Pada saat menjadi pengawal itu pula Ken Arok pertama kalinya melihat dan bertemu dengan Ken Dedes, istri Tunggul Ametung. Hingga pada akhirnya dia jatuh cinta dengan istri penguasa Tumapel tersebut.

Setelah berjalan sekian tahun, Ken Arok berniat untuk memesan keris sakti dari seorang Mpu Gandring. Tujuan dari dibuatnya keris sakti ini tidak lain untuk bisa mengalahkan Akuwu Tumapel yaitu Tunggul Ametung.

Namun untuk menyelesaikan keris ini Mpu Gandring meminta waktu yang cukup lama. Karena tidak sabar, Ken Arok akhirnya merebut keris setengah jadi dari tangan Mpu Gandring dan membunuh si pembuat keris tersebut.

Dari situlah Mpu Gandring yang sedang sekarat mengutuk keris sakti tersebut.

Perjuangan Ken Arok Mendirikan Kerajaan Singasari


Dengan keris sakti Mpu Gandring, ia kemudian membunuh Tunggul Ametung dan memperistri Ken Dedes. Dia secara otomatis menjadi penguasa Tumapel yang baru.

Setelah berkuasa Tumapel, Ken Arok berencana untuk mengambil alih kekuasaan di Kerajaan Kediri. Hingga pada tahun 1222 M, terjadi perselisihan antara para Brahmana dengan raja Kertajaya penguasa Kediri.

Para Brahmana kemudian meninggalkan Kediri untuk berlindung kepada Ken Arok di Tumapel. Berkat dukungan dari para Brahmana, Ken Arok mulai percaya bahwa dia pasti bisa mengalahkan raja Kertajaya yang notabene adalah penguasa yang lebih tinggi.

Ken Arok dengan kekuatan dan keberaniannya kemudian memantapkan diri dalam perebutan kekuasaan tersebut. Perang antara Kediri dan Tumapel terjadi di Desa Ganter. Hingga akhirnya berhasil mengalahkan Kertajaya sehingga peperangan tersebut dimenangkan oleh Tumapel.

Setelah kemenangan itu, ia mendirikan kerajaan baru bernama Singasari. Ken Arok menjadi raja pertama dan bergelar sebagai Sri Rajasa Bhatara Sang Amurwabhumi.

Masa kekuasaan Ken Arok di Singasari tidak bertahan lama. Namun demikian, ia mendapat banyak dukungan dari masyarakat termasuk kalangan brahmana selama menjabat sebagai raja Singasari.

Ken Arok sendiri hanya berkuasa selama lima tahun hingga 1227 M. Pada tahun tersebut, Ken Arok dibunuh oleh putra Ken Dedes dan Tunggul Ametung bernama Anusapati. Dengan kata lain, Ken Arok dibunuh oleh anak tirinya sendiri.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Kisah Jenderal Sjafrie...
Kisah Jenderal Sjafrie Kawal Soeharto yang Tolak Pakai Rompi Anti Peluru saat Kunjungan ke Bosnia
Sepak Terjang Matah...
Sepak Terjang Matah Ati, Istri Pangeran Sambernyawa yang Jadi Panglima Pasukan Khusus Wanita Mangkunegaran
Pasukan Intelijen Mematikan...
Pasukan Intelijen Mematikan Dom Sumurup Ing Banyu, Telik Sandi Mataram yang Habisi Jenderal VOC JP Coen
Fadli Zon: Kita Perlu...
Fadli Zon: Kita Perlu Tulis Sejarah Kerajaan dan Kesultanan
Penjelasan Ending Queen...
Penjelasan Ending Queen Woo, Apa Maksud dari Goguryeo Baru?
5 Drama Korea Mirip...
5 Drama Korea Mirip Queen Woo, Tampilkan Perempuan Tangguh dan Perebutan Takhta
Rekomendasi
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Berita Terkini
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved