Jokowi Ungkap Biang Kerok Banjir Demak: Hujan Sangat Ekstrem hingga Sedimentasi
Jum'at, 22 Maret 2024 - 11:05 WIB
loading...
A
A
A
“Kenapa itu terjadi? Karena juga tidak dihambat di hulunya, tanaman-tanaman yang banyak banyak yang ditebang. problemnya semua di situ. Kalau ndak terjadi banjir bandang ya banjir. Problemnya di situ,” ujarnya.
Baca juga: Korban Banjir Demak di Pengungsian, Air Bersih Jadi Kebutuhan Mendesak
Oleh karena itu, Jokowi menegaskan agar alih fungsi lahan dan pembalakan liar harus dicegah agar tidak terjadi bencana banjir bandang seperti terjadi di Demak.
“Salah satunya pembalakan, alih fungsi lahan seperti itu yang menyebabkan kejadian dan ini tidak di negara kita. Semua problem itu berasal dari balakan liar, alih fungsi lahan yang itu memang harus dicegah,” tegas Presiden.
Sementara itu, data Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak hingga Kamis (21/3/2024) sebanyak 24.436 jiwa masih bertahan di pengungsian yang tersebar di 106 titik pengungsian akibat banjir Demak.
Baca juga: Korban Banjir Demak di Pengungsian, Air Bersih Jadi Kebutuhan Mendesak
Oleh karena itu, Jokowi menegaskan agar alih fungsi lahan dan pembalakan liar harus dicegah agar tidak terjadi bencana banjir bandang seperti terjadi di Demak.
“Salah satunya pembalakan, alih fungsi lahan seperti itu yang menyebabkan kejadian dan ini tidak di negara kita. Semua problem itu berasal dari balakan liar, alih fungsi lahan yang itu memang harus dicegah,” tegas Presiden.
Sementara itu, data Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak hingga Kamis (21/3/2024) sebanyak 24.436 jiwa masih bertahan di pengungsian yang tersebar di 106 titik pengungsian akibat banjir Demak.
(shf)
Lihat Juga :