Jokowi Ungkap Biang Kerok Banjir Demak: Hujan Sangat Ekstrem hingga Sedimentasi
Jum'at, 22 Maret 2024 - 11:05 WIB
loading...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan hujan sangat ekstrem hingga sedimentasi menjadi biang kerok banjir bandang yang melanda Demak, Jawa Tengah. Foto/Biro Pers Setpres
A
A
A
DEMAK - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan hujan sangat ekstrem hingga sedimentasi menjadi biang kerok banjir bandang yang melanda Kabupaten Demak, Jawa Tengah.
“Ya ini memang hujannya sangat ekstrem, karena hujan ekstrem itu 150 milimeter, yang di sini sudah 238 milimeter. Sangat ekstrem sekali. Sehingga tanggul yang ada tidak muat dan menggerus dan jebol tanggulnya,” ungkap Jokowi usai meninjau lokasi pengungsian di Demak, Jawa Tengah (22/3/2024).
Baca juga: Banjir Demak Meluas, 25.518 Jiwa Mengungsi
Selain itu, Jokowi juga mengungkapkan sedimentasi waduk juga menjadi biang kerok banjir bandang yang melanda Demak.
“Ya semua. Semua waduk, semua sungai itu problemnya selalu sedimentasi,” sambungnya.
Selain itu, Presiden menyebut banyak pembalakan liar hingga alih fungsi lahan juga menjadi penyebab banjir di Demak. Sehingga, tidak ada resapan-resapan air ketika curah hujan dengan intensitas tinggi turun di wilayah Demak.
“Ya ini memang hujannya sangat ekstrem, karena hujan ekstrem itu 150 milimeter, yang di sini sudah 238 milimeter. Sangat ekstrem sekali. Sehingga tanggul yang ada tidak muat dan menggerus dan jebol tanggulnya,” ungkap Jokowi usai meninjau lokasi pengungsian di Demak, Jawa Tengah (22/3/2024).
Baca juga: Banjir Demak Meluas, 25.518 Jiwa Mengungsi
Selain itu, Jokowi juga mengungkapkan sedimentasi waduk juga menjadi biang kerok banjir bandang yang melanda Demak.
“Ya semua. Semua waduk, semua sungai itu problemnya selalu sedimentasi,” sambungnya.
Selain itu, Presiden menyebut banyak pembalakan liar hingga alih fungsi lahan juga menjadi penyebab banjir di Demak. Sehingga, tidak ada resapan-resapan air ketika curah hujan dengan intensitas tinggi turun di wilayah Demak.
Lihat Juga :