Awas! Pelaku Pembunuhan Wanita Muda di Kotabaru Masih Berkeliaran

Selasa, 12 Maret 2024 - 15:30 WIB
loading...
Awas! Pelaku Pembunuhan...
Polisi masih kesulitan mencari keberadaan Henry Muhammad Ramdan (30), tersangka pembunuhan terhadap Fara Diansah (23), di Kotabaru, Yogyakarta. Foto/MPI/Erfan Erlin
A A A
YOGAYAKARTA - Polisi masih kesulitan mencari keberadaan Henry Muhammad Ramdan (30) atau H, tersangka pembunuhan terhadap Fara Diansah (23). Jasad wanita muda asal Sleman itu ditemukan di kamar kos di kawasan Kotabaru, Yogyakarta pada Sabtu, 24 Februari 2024 lalu.

Pelaku hingga saat ini masih berkeliaran. Oleh karena itu, Polresta Yogyakarta segera menerbitkan daftar pencarian orang (DPO) untuk Henry.

Baca juga: Mayat Wanita Membusuk di Kotabaru Diduga Dibunuh, Korban Warga Sleman

Rencananya, DPO tersebut bakal mereka keluarkan pekan ini. Namun pastinya kapan, polisi masih belum menyebutkannya.

Kasatreskrim Polresta Yogyakarta AKP MP Probo Satrio menuturkan Henry adalah lelaki yang selama ini tinggal di kamar kos tempat jasad korban ditemukan.

Pihaknya menaikkan status Henry terduga pelaku pembunuhan perempuan menjadi tersangka.

Baca juga: Ini Penyebab Gadis Sleman Tewas Membusuk di Kotabaru Yogyakarta

"Dari saksi yang kami periksa ada yang menyebut jika yang bersangkutan mengaku kepada salah seorang temannya telah membunuh korban," tutur dia Selasa (12/3/2024).

Penetapan tersangka karena pada saat H itu ke Bandung bertemu dengan seorang temannya. Di samping itu, pihaknya juga menemukan dua barang bukti yang semakin menguatkan penetapan tersangka.

Dua barang itu menjadi bukti kuat H dijadikan sebagai tersangka adalah celana panjang jenis jeans warna biru dan gelang silver. Di mana gelang warna silver tersebut ada bercak darahnya.

Baca juga: Merinding, Arwah Korban Pembunuhan di Kotabaru Pulang ke Rumah Usai Doa 7 Hari

Dua barang bukti tersebut ditemukan polisi di rumah H yang berada di Bandung. Diketahui H sempat pulang ke rumahnya di Bandung usai kejadian. H pulang ke rumahnya di Bandung untuk berpamitan dengan ibunya dengan membawa motor berpelat nomor AB diduga milik korban.

"Dua barang bukti menguatkan itu kami temukan di Bandung, di kamarnya," ujar dia.

Penetapan tersangka itu juga sudah sesuai dengan aturan yang ada yakni dengan minimal dua alat bukti. Bukti pertama yakni saksi-saksi yang menyatakan bahwa tersangka H adalah penghuni kos di lokasi kejadian. Serta bukti temuan terbaru berupa celana di kamarnya di Bandung.

Sebelumnya, Kapolresta Jogja Kombes Pol Aditya Surya Dharma menyatakan beberapa hari yang lalu handphone (HP) korban sempat aktif.

Ketika dilacak secara IT, keberadaannya ternyata ada di salah satu daerah di Jogja yakni di Masjid Citra Fi Sabililah.

"HP itu ditemukan petugas kebersihan di salah satu dinas pemerintah daerah," ujarnya.

Dari pengakuan penemu, ketika itu sedang melakukan bersih-bersih sampah menemukan salah satu HP di tempat sampah di depan masjid itu. HP tersebut kemudian dibawa pulang untuk diserviskan namun tidak ada simcard-nya.

Sebelumnya diberitakan, seorang perempuan berinisial FD (23) asal Dusun Jaban Tridadi, Sleman ditemukan tewas di kamar kos kawasan Kotabaru pada Sabtu, 24 Februari 2024 lalu. FD ditemukan penuh luka karena akibat senjata tajam.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ribuan Penonton Final...
Ribuan Penonton Final PFL 2026 Ciptakan Peluang Ekonomi bagi Pengusaha Ultra Mikro
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Kasus Pembunuhan Balita...
Kasus Pembunuhan Balita di Bekasi, Polisi Tetapkan Paman Jadi Tersangka
Rayakan HUT ke-4, Next...
Rayakan HUT ke-4, Next Hotel Yogyakarta Gelar Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Identitas Pengeroyok...
Identitas Pengeroyok yang Lempar Korban dari Lantai 2 Jakbar Dikantongi Polisi
Tragis, Pria Tewas Dibacok...
Tragis, Pria Tewas Dibacok OTK di Cengkareng
Wakil Kepala BPS RI:...
Wakil Kepala BPS RI: Sensus Ekonomi Akan Mampu Ukur Kontribusi Sektor Pendidikan terhadap Ekonomi DIY
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Karaton Ngayogyakarta...
Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat Perkuat Promosi Budaya dan Pariwisata Yogyakarta di Pasar Global
Rekomendasi
Di Tengah Piala Dunia...
Di Tengah Piala Dunia 2026, Kapten Timnas Cape Verde Diselidiki Polisi atas Dugaan Pemerkosaan
Scaloni Berani Cadangkan...
Scaloni Berani Cadangkan Messi, Ada Apa?
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Berita Terkini
Kekeringan Landa NTB...
Kekeringan Landa NTB dan Jawa Tengah, Ribuan Warga Terdampak
Gempa M4,9 Guncang Lampung,...
Gempa M4,9 Guncang Lampung, BMKG: Akibat Sesar Aktif
DPW PPP Banten Targetkan...
DPW PPP Banten Targetkan Tambah Kursi Legislatif pada Pemilu 2029
HUT ke-499, Pramono-Rano...
HUT ke-499, Pramono-Rano Resmi Luncurkan Logo 5 Abad Jakarta
3 Prioritas Pramono...
3 Prioritas Pramono Anung Jelang 5 Abad Kota Jakarta
3 Karyawan Percetakan...
3 Karyawan Percetakan Disekap, 2 Pelaku Ditangkap
Infografis
Muammar Gaddafi Panggil...
Muammar Gaddafi Panggil 200 Wanita Muda Italia, Diajak Masuk Islam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved