Atap SD Negeri Ciherang Sukabumi Ambruk, Warga Khawatir Ancaman Tanah Bergerak
Minggu, 10 Maret 2024 - 14:16 WIB
loading...
Atap Sekolah Dasar (SD) Negeri Ciherang ambruk akibat kondisi kayu yang lapuk dan diguyur hujan lebat. Foto/Dharmawan Hadi
A
A
A
SUKABUMI - Warga di lokasi bencana tanah bergerak, Dusun Ciherang, Desa Cijangkar, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, dikagetkan oleh atap sekolah yang ambruk, Sabtu (9/3/2024) pukul 16.50 WIB.
Suara gemuruh dan dentuman keras yang berasal dari kejadian tersebut, membuat panik sejumlah warga. Para penyintas bencana ketakutan kejadian tanah bergerak terjadi kembali seperti kejadian pada Minggu (13/12/2020).
Informasi yang dihimpun, awalnya sebagian warga menduga bunyi dentuman itu berasal dari ambruknya salah satu rumah atau tanah longsor di pinggiran permukiman. Namun setelah diperiksa, ternyata atap Sekolah Dasar (SD) Negeri Ciherang ambruk.
Baca juga; Waspada, Pergerakan Tanah Berpotensi Terjadi 73% di Pulau Jawa
“Kami sempat kaget mendengarnya. Selain bunyi seperti dentuman itu kami juga merasakan getaran, namun terasanya kecil," ujar warga setempat, Linda (33) kepada MNC Portal Indonesia, Minggu (10/3/1024).
Suara gemuruh dan dentuman keras yang berasal dari kejadian tersebut, membuat panik sejumlah warga. Para penyintas bencana ketakutan kejadian tanah bergerak terjadi kembali seperti kejadian pada Minggu (13/12/2020).
Informasi yang dihimpun, awalnya sebagian warga menduga bunyi dentuman itu berasal dari ambruknya salah satu rumah atau tanah longsor di pinggiran permukiman. Namun setelah diperiksa, ternyata atap Sekolah Dasar (SD) Negeri Ciherang ambruk.
Baca juga; Waspada, Pergerakan Tanah Berpotensi Terjadi 73% di Pulau Jawa
“Kami sempat kaget mendengarnya. Selain bunyi seperti dentuman itu kami juga merasakan getaran, namun terasanya kecil," ujar warga setempat, Linda (33) kepada MNC Portal Indonesia, Minggu (10/3/1024).
Lihat Juga :