Solihin GP Dinilai Sangat Layak Dapat Gelar Pahlawan Nasional
Rabu, 06 Maret 2024 - 11:02 WIB
loading...
A
A
A
Mang Ihin pernah menjadi Panglima Kodam XIV Hasanuddin periode 1964-1968. Kemudian menjabat Gubernur Akabri Umum dan Darat 1968-1970. Anggota Dewan Pertimbangan Agung 1992-1997 dan anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) pada 1998.
"(Almarhum Solihin GP) sangat layak (mendapatkan gelar pahlawan nasional). Beliau pada saatnya sangat layak karena karier cemerlang di militer dan sebagai birokrat. Karirnya beliau sebagai militer. Kariernya luar biasa, dari muda sampai tua penuh prestasi, penuh perhatian kepada masyarakat khususnya Jawa Barat," kata Aher.
Baca juga: Solihin GP Wafat, Sempat Alami 6 Kali Stroke hingga Dirawat 12 Hari di RS
Aher menyatakan, di usia senjanya, Mang Ihin masih banyak berkontribusi kepada masyarakat. Seperti memikirkan tentang ketahanan pangan dan menjaga kelestarian alam. Mang Ihin mendirikan lembaga swadaya masyarakat (LSM) Dewan Pemerhati Kelestarian Lingkungan Tatar Sunda (DPKLTS). Sehingga, Mang Ihin aktif menjalin komunikasi dengan anak muda.
"Beliau walaupun sudah pensiun, tidak berdinas, namun peran tidak berhenti. Hubungan dengan anak muda tetap terjalin," ujar Aher.
"(Almarhum Solihin GP) sangat layak (mendapatkan gelar pahlawan nasional). Beliau pada saatnya sangat layak karena karier cemerlang di militer dan sebagai birokrat. Karirnya beliau sebagai militer. Kariernya luar biasa, dari muda sampai tua penuh prestasi, penuh perhatian kepada masyarakat khususnya Jawa Barat," kata Aher.
Baca juga: Solihin GP Wafat, Sempat Alami 6 Kali Stroke hingga Dirawat 12 Hari di RS
Aher menyatakan, di usia senjanya, Mang Ihin masih banyak berkontribusi kepada masyarakat. Seperti memikirkan tentang ketahanan pangan dan menjaga kelestarian alam. Mang Ihin mendirikan lembaga swadaya masyarakat (LSM) Dewan Pemerhati Kelestarian Lingkungan Tatar Sunda (DPKLTS). Sehingga, Mang Ihin aktif menjalin komunikasi dengan anak muda.
"Beliau walaupun sudah pensiun, tidak berdinas, namun peran tidak berhenti. Hubungan dengan anak muda tetap terjalin," ujar Aher.
Lihat Juga :