KPU Karawang Nonaktifkan 3 Oknum PPK yang Terindikasi Curang
Minggu, 03 Maret 2024 - 10:28 WIB
loading...
KPU Karawang menonaktifkan 3 orang PPK karena terindikasi melakukan kecurangan. Foto/Nila Kusuma/MPI
A
A
A
KARAWANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karawang menonaktifkan 3 orang Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dari dua kecamatan karena terindikasi melakukan kecurangan dalam Pemilu 2024. Kecurangan ini memicu aksi demonstrasi dari masyarakat karena oknum PPK tersebut kedapatan memanipulasi suara untuk memenangkan seorang calon legislatif.
"Kami menonaktifkan PPK yang terindikasi merubah hasil suara C pleno, yang menimbulkan kegaduhan. Ini bukti bahwa kami akan menindak tegas siapapun anggota PPK yang mengotori pelaksanaan Pemilu. 3 orang anggota PPK yang terindikasi merubah suara telah dinonaktifkan," tegas Ketua KPU Karawang, Mari Fitriana, pada Minggu (3/3/2024).
Berdasarkan informasi dari Mari, KPU Karawang telah menindak tegas 2 orang anggota PPK Kecamatan Pakisjaya dan 1 orang anggota PPK Kecamatan Lemahabang. Ketiganya terbukti melakukan kecurangan setelah KPU Karawang melakukan pencermatan hasil suara sesuai permintaan Bawaslu.
"Hasil pencermatan menunjukkan adanya kecurangan. Setelah diperiksa, anggota PPK tersebut mengakui perbuatannya," ungkap Mari.
Baca Juga: Diskusi Tolak Pemilu Curang Disusupi, Mahasiswa Universitas Trilogi Diintimidasi
"Kami menonaktifkan PPK yang terindikasi merubah hasil suara C pleno, yang menimbulkan kegaduhan. Ini bukti bahwa kami akan menindak tegas siapapun anggota PPK yang mengotori pelaksanaan Pemilu. 3 orang anggota PPK yang terindikasi merubah suara telah dinonaktifkan," tegas Ketua KPU Karawang, Mari Fitriana, pada Minggu (3/3/2024).
Berdasarkan informasi dari Mari, KPU Karawang telah menindak tegas 2 orang anggota PPK Kecamatan Pakisjaya dan 1 orang anggota PPK Kecamatan Lemahabang. Ketiganya terbukti melakukan kecurangan setelah KPU Karawang melakukan pencermatan hasil suara sesuai permintaan Bawaslu.
"Hasil pencermatan menunjukkan adanya kecurangan. Setelah diperiksa, anggota PPK tersebut mengakui perbuatannya," ungkap Mari.
Baca Juga: Diskusi Tolak Pemilu Curang Disusupi, Mahasiswa Universitas Trilogi Diintimidasi
Lihat Juga :