Memilukan! Perekonomian Petani Muaro Jambi Lumpuh Akibat Diterjang Banjir 2 Bulan
Sabtu, 02 Maret 2024 - 10:00 WIB
loading...
Petani di Kabupaten Muaro Jambi sudah tidak bisa bertani lantaran lahan pertaniannya hancur diterjang banjir selama dua bulan. Foto/SINDOnews
A
A
A
MUARO JAMBI - Petani di Desa Sarang Burung, Jambi Luar Kota (Jaluko), Kabupaten Muaro Jambi sudah tidak bisa bertanam ataupun memanen hasil pertaniannya. Pasalnya, sudah dua bulan ini kawasan pertaniannya terendam banjir hingga lebih dari satu hektare.
Tidak hanya itu, ratusan rumah warga terendam banjir hingga perekonomian warga menjadi lumpuh. Hal itu diungkapkan salah seorang warga bernama Yanti. Akibat banjir ini banyak warga tidak bisa bertani lagi.
”Para warga di sini yang umumnya bertani tidak bisa bertanam lagi, seperti menanam padi, sayur atau karet,” kata Yanti kepada wartawan, Sabtu (2/3/2024).
Baca Juga: Banjir Muaro Jambi Terjang 70 Desa di 6 Kecamatan, 2.241 KK Terdampak
Menurut dia, banjir yang terjadi di wilayahnya sudah berulang hingga tiga kali. ”Banjir ini sudah terjadi berulang hingga 3 kali. Kalau ketinggian air setinggi lebih 1 meter ada,” imbuhnya.
Kepala Desa Sarang Burung Badrun mengungkapkan, sejak banjir berlangsung sekitar dua bulan perekonomian warga lumpuh. ”Perekonomian warga lumpuh karena warga kami banyak bertani,” katanya.
Baca Juga: Sungai Batanghari Meluap, Banjir 1 Meter Rendam 380 Rumah di Muaro Jambi
Tidak hanya itu, ratusan rumah warga terendam banjir hingga perekonomian warga menjadi lumpuh. Hal itu diungkapkan salah seorang warga bernama Yanti. Akibat banjir ini banyak warga tidak bisa bertani lagi.
”Para warga di sini yang umumnya bertani tidak bisa bertanam lagi, seperti menanam padi, sayur atau karet,” kata Yanti kepada wartawan, Sabtu (2/3/2024).
Baca Juga: Banjir Muaro Jambi Terjang 70 Desa di 6 Kecamatan, 2.241 KK Terdampak
Menurut dia, banjir yang terjadi di wilayahnya sudah berulang hingga tiga kali. ”Banjir ini sudah terjadi berulang hingga 3 kali. Kalau ketinggian air setinggi lebih 1 meter ada,” imbuhnya.
Kepala Desa Sarang Burung Badrun mengungkapkan, sejak banjir berlangsung sekitar dua bulan perekonomian warga lumpuh. ”Perekonomian warga lumpuh karena warga kami banyak bertani,” katanya.
Baca Juga: Sungai Batanghari Meluap, Banjir 1 Meter Rendam 380 Rumah di Muaro Jambi
Lihat Juga :