Siasat Senopati Muluskan Kekuasaan Mataram dengan Pesta Miras dan Wanita Cantik

Rabu, 21 Februari 2024 - 08:00 WIB
loading...
Siasat Senopati Muluskan...
Panembahan Senopati, penguasa Mataram Islam 1586-1601 bersama Ratu Kanjeng Kidul. Foto/Istimewa
A A A
Pembangkangan Panembahan Senopati ke Kerajaan Pajang dimulai ketika menghadang anak buah Sultan Hadiwijaya. Para pejabat terdiri para menteri Pajang yang melintasi kawasan Mataram dihentikan perjalanannya oleh Senopati.

Mereka sebenarnya hendak mengurusi penarikan pajak dan upeti dari daerah-daerah di wilayah Kerajaan Pajang. Namun oleh Senopati urusan dari Kerajaan Pajang itu dihadangnya ketika masuk Mataram.

Saat itu konon para menteri itu selesai menarik pajak dan kembali ke Pajang untuk menyerahkan upeti yang ditariknya. Memang untuk menuju Pajang, mereka harus melewati Mataram.

Baca Juga: Kisah Pendiri Mataram Babat Alas Mentaok Bikin Galau Sultan Joko Tingkir

Di situlah siasat dilakukan oleh Senopati, para menteri itu dihentikan dan diajak ke rumahnya.

Dikisahkan pada “Tuah Bumi Mataram: Dari Panembahan Senopati Hingga Amangkurat II” tulisan Peri Mardiyono, jamuan istimewa dilakukan oleh Panembahan Senopati, para pejabat itu melupakan tugasnya.

Mereka berpesta pora, makan enak, minum minuman keras (miras), hingga lengkap hiburan dari para wanita dan selir cantik. Penyajian hiburan merupakan sajian istimewa dari penguasa Mataram yang kala itu statusnya masih sebagai wilayah kekuasaan Kerajaan Pajang.

Guna meluluhkan para menteri, Senopati menganggap mereka saudara Mataram. Sambutan yang mewah ini membuat para menteri merasa berhutang budi kepada Senopati.

Perasaan inilah yang membuat para menteri berjanji akan membalas kebaikan Senopati, mereka setia ke Mataram.

Baca Juga: Daftar Raja Kerajaan Tarumanegara, Puncak Kejayaan di Era Purnawarman

Bahkan jika kelak Mataram mendapat serangan dari musuh, mereka dengan seluruh jiwa dan raga, akan siap sedia membantu Mataram. Mendengar janji setia para menteri dari wilayah Kedu dan Bagelen itu, Senopati langsung bangga.

Upayanya untuk menggerogoti kekuasaan Pajang mulai berhasil.

Janji itu seolah menjawab doanya kepada Allah SWT, untuk menggeser kekuasan Pajang telah terjawab. Para menteri itu telah terperdaya politik cerdik Senopati mengatakan bahwa memberikan upeti kepada Mataram tidak jauh beda dengan memberikan ke Pajang.

Sebab itu jika di Pajang ada raja, di Mataram pun begitu pula ada raja. Janji setia dan ketaatan para menteri itu disambut dengan gegap gempita oleh anak Senopati.

Bahkan Senopati juga menjanjikan gelar Demang, Rangga, Ngabehi, Tumenggung dan sebagainya kepada para menteri atas otorias yang Sultan Pajang. Ia pun menyebut bisa meredam amarah Sultan Hadiwijaya lantaran ia diberikan kewenangan.

Tetapi perkataan Senopati kepada para menteri itu tidak sepenuhnya benar. Sebab selama sejarahnya Sultan Pajang itu tidak pernah memberikan wewenang itu kepadanya.

Ketika menghadap ke Pajang pasca ayahnya meninggal dunia, Senopati hanya diberi gelar oleh Sultan Hadiwijaya, Senopati Ing Alogo Sayyidin Panatagama.

Gelar itu diberikan seiring pengangkatannya sebagai pemimpin Mataram. Tetapi Sultan Hadiwijaya tidak memberikan wewenang kepada Senopati untuk memberikan beragam gelar tersebut.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
Influencer Cantik Stefanie...
Influencer Cantik Stefanie Pieper Dibunuh, Jasad Dimasukkan Koper dan Dikubur di Hutan
Wanita Ini Memiliki...
Wanita Ini Memiliki Kecantikan 70 Kali Lipat dari Bidadari Surga, Siapa Dia?
Rekomendasi
5 Artis yang Ramaikan...
5 Artis yang Ramaikan HYROX Jakarta 2026, Luna Maya hingga Cinta Laura
Insentif Kendaraan Listrik...
Insentif Kendaraan Listrik Mundur Jauh, Begini Kata Purbaya
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
Berita Terkini
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
Manfaat MBG Dirasakan...
Manfaat MBG Dirasakan Petani dan Pedagang di Pedesaan dan Daerah 3T
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved