Ada Genangan Air di Tol Purbaleunyi, Ini Penjelasan Proyek KCJB

Kamis, 13 Agustus 2020 - 12:59 WIB
loading...
Ada Genangan Air di...
Curah hujan tinggi, mengakibatkan terjadinya genangan air di Tol Purbaleunyi KM130 pada Rabu (12/8/2020) sore. Foto/Dok. Jasa Marga
A A A
BANDUNG - Genangan air setinggi 30 cm, terjadi di Tol Purbaleunyi KM130 pada Rabu (12/8/2020) sore. Peristiwa tersebut terjadi akibat curah hujan yang cukup deras, sehingga terjadi peningkatan volume air pada saat berlangsungnya pekerjaan relokasi tanggul penahan air pada kawasan tersebut.

(Baca juga: Diduga Dampak Proyek Kereta Cepat, Tol Padaleunyi Kebanjiran )

Menindaklanjuti peristiwa tersebut, CREC selaku kontraktor Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung , segera melakukan langkah antisipasi untuk mengembalikan kondisi normal. Di antaranya, membuat bukaan (shortcut) untuk mengurangi level air yang menggenang.

Selain itu juga melakukan pemompaan sisa air yang terjebak di daerah cekungan di kawasan tersebut. Pada Rabu (12/8/2020) pukul 20.30 WIB, kondisi genangan telah surut dan lalu lintas kendaraan sudah berjalan normal.

Pihak pelaksana Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung , juga terus berkoordinasi dengan PT Jasamarga (Persero) Tbk., dan Bina Marga untuk mengatasi genangan air tersebut. (Baca juga: Awas! Ada 8 Guru di Melawi Kalbar Positif COVID-19 )

Corporate Secretary, Mirza Soraya dalam siaran pers tertulisnya menyebutkan, PT KCIC memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan kepada pengguna jalan, dan memastikan pihak kontraktor akan menyelesaikan proses pembangunan tanggul dalam pekan ini.

Jasa Marga dan KCIC, juga terus memantau dan memastikan metode kerja kontraktor pembangunan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung sesuai dengan standar yang berlaku.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Muncul Siklon Tropis...
Muncul Siklon Tropis Maysak, BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan
Bibit Siklon Tropis...
Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Ingatkan Potensi Hujan dan Gelombang Tinggi
NTB Krisis Air Bersih...
NTB Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, 1.129 KK Terdampak
Deteksi Bibit Siklon...
Deteksi Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Gelombang Tinggi
Kekeringan Landa NTB...
Kekeringan Landa NTB dan Jawa Tengah, Ribuan Warga Terdampak
Kekeringan Meluas, BNPB...
Kekeringan Meluas, BNPB Laporkan Ribuan Warga Terdampak
Singapura Mulai Proyek...
Singapura Mulai Proyek Raksasa Lawan Kenaikan Permukaan Laut
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Rekomendasi
Raja Juli Ngaku Diberi...
Raja Juli Ngaku Diberi Amplop oleh Bupati Kuansing, KPK: Jadi Pengayaan Informasi Penyidik
Pertamina NRE Akselerasi...
Pertamina NRE Akselerasi Pembangunan PLTS di Lahan Pascatambang PTBA
Panas Ekstrem, Paris...
Panas Ekstrem, Paris Ubah Sungai Seine Jadi Pendingin Udara
Berita Terkini
Pesawat AMA Dibakar...
Pesawat AMA Dibakar di Yahukimo, Kemenko Polkam Dorong Tindakan Tegas
HKTI Papua Dukung Agenda...
HKTI Papua Dukung Agenda Ketahanan Pangan Nasional dari Biak
Polisi Ungkap Peran...
Polisi Ungkap Peran 7 Tersangka Kasus Penyekapan Karyawan Percetakan di Senen
Roy Suryo Kembali Ajukan...
Roy Suryo Kembali Ajukan Praperadilan, Ini Respons Polda Metro Jaya
Status Gunung Anak Krakatau...
Status Gunung Anak Krakatau Naik Level Siaga, Masyarakat Dilarang Mendekat Radius 3 Km
Gugat Polda Metro, Roy...
Gugat Polda Metro, Roy Suryo Kembali Ajukan Praperadilan Terkait Penetapan Tersangka
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved