Banjir Terjang 3 Daerah di Jateng, Menko PMK: Pusat Tunggu Penetapan Darurat Bencana dari Pemda
Kamis, 15 Februari 2024 - 11:22 WIB
loading...
A
A
A
Pemerintah pusat telah memetakan penyebab banjir di Pantura, Jawa Tengah dan Jawa Timur, yaitu karena penumpukan air di darat dan peningkatan air laut.
"Sebetulnya namanya banjir akibat rob, jadi tingginya air laut, kemudian tumpukan air dari darat, itu kan sering terjadi di wilayah itu, untuk jangka panjang dari pemerintah sudah secara bertahap akan menangani," tandasnya.
Banjir di Demak telah melanda 18.700 keluarga atau 71.000 jiwa, tersebar di 35 desa dan tujuh kecamatan. Sebanyak 11.400 warga mengungsi di 10 tempat di Demak dan lima tempat di Kudus.
Banjir di Grobogan merendam 11 kecamatan, dengan total 3.704 rumah terendam.
Pemerintah daerah diharapkan segera menetapkan status tanggap darurat bencana agar pemerintah pusat dapat turun tangan dan membantu penanganan banjir di Jawa Tengah.
"Sebetulnya namanya banjir akibat rob, jadi tingginya air laut, kemudian tumpukan air dari darat, itu kan sering terjadi di wilayah itu, untuk jangka panjang dari pemerintah sudah secara bertahap akan menangani," tandasnya.
Banjir di Demak telah melanda 18.700 keluarga atau 71.000 jiwa, tersebar di 35 desa dan tujuh kecamatan. Sebanyak 11.400 warga mengungsi di 10 tempat di Demak dan lima tempat di Kudus.
Banjir di Grobogan merendam 11 kecamatan, dengan total 3.704 rumah terendam.
Pemerintah daerah diharapkan segera menetapkan status tanggap darurat bencana agar pemerintah pusat dapat turun tangan dan membantu penanganan banjir di Jawa Tengah.
(hri)
Lihat Juga :