alexametrics

Keamanan Lemah, Massa Kuasai Kantor KPU Taput

loading...
Keamanan Lemah, Massa Kuasai Kantor KPU Taput
Puluhan massa yang memprotes dan menguasai Kantor KPU Tapanuli Utara, Tarutung, Kamis (28/6/2018). Foto/Istimewa
A+ A-
TARUTUNG - Puluhan massa yang memprotes dugaan kecurangan di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Tarutung, Sumatera Utara berdampak terahadap lambatnya proses penghitungan surat suara Pilgub Sumatera Utara (Sumut).

Komisioner KPU Sumut, Iskandar Zulkarnain mengatakan, massa yang berada di Kantor KPU Kabupaten Taput itu memprotes dugaan kecurangan terkait Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Taput. "Massa sempat menguasai Kantor KPU Tapanuli Utara karena memprotes dugaan kecurangan Pilkada serentak Tapanuli Utara," jelasnya, Jumat (29/6/2018).

Iskandar mengaku menyayangkan terjadinya aksi protes massa yang sempat menguasai Kantor KPU Tapanuli Utara. Sehingga membuat KPU Sumut tidak terima dengan aksi massa itu. Pasalnya, untuk keberatan atas dugaan pelanggaran itu sudah diatur dengan membuat pengaduan ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu).



"Jangan langsung main datangi Kantor KPU memprotesnya. Memang masalahnya terkait suara pemilihan bupati. Tapi bisa berimbas juga kepada proses penghitungan suara Pilgub Sumut. Padahal kami menargetkan scan C1 Pilgub ini selesai dalam waktu 2x24 jam," ungkapnya.

Dikatakan Iskandar, aksi protes itu berawal dari beredarnya informasi adanya dugaan kecurangan saat proses penyerahan kotak suara berisi formulir C1 dari tingkat KPPS ke tingkat PPK. Saat itu, informasinya kotak suara yang sudah disegel terpaksa dibuka kembali karena formulir C1 berhologram ternyata belum dimasukkan ke dalam kotak berisi surat suara dan data rekapitulasi perolehan suara dari masing-masing TPS.

"Tapi entah bagaimana tiba-tiba isu itu beredar menjadi tudingan kecurangan. Makanya assa langsung mendatangi dan menguasai Kantor KPU Tapanuli Utara. Formulir C1-nya diambil dan dokumen lainnya dirusak, termasuk kotak suara," terangnya.

Namun, KPU Sumut sudah melaporkan aksi massa di Kantor KPU Tapanuli Utara itu ke Polda Sumut. KPU Sumut meminta jaminan keselamatan bagi seluruh para Komisioner KPU Tapanuli Utara. "Kami meminta agar rekan-rekan kami di KPU Taput ada jaminan keselamatannya," ujar Iskandar.

Dia menilai massa yang dapat menguasai Kantor KPU Tapanuli Utara itu mengindikasikan lemahnya antisipasi gangguan kamtibmas di Tapanuli Utara sehingga terancam keselamatan para Komisioner KPU Taput. "Kan heran juga kok gampang kali sepertinya Kantor KPU Tapanuli Utara itu dimasukin bahkan bisa dikuasai sama massa. Itu juga sudah kami sampaikan ke Polda Sumut," pungkasnya.
(rhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak