Demokrasi Terancam, Akademisi Universitas Negeri Malang Sampaikan 5 Tuntut ke Presiden
Senin, 05 Februari 2024 - 14:59 WIB
loading...
A
A
A
Hari Wahyono juga meminta netralitas aparatur negara, baik Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan POLRI, termasuk menghentikan segala bentuk upaya yang mendukung dan memihak untuk pemenangan salah satu pasangan Capres - Cawapres,. Selain itu, menjadi panutan perilaku berakhlak mulia dan menjauhkan diri dari perilaku tidak terpuji dalam mengelola pemerintahan, termasuk dalam penyelenggaraan Pemilihan Umum 2024.
Baca juga; Seruan Moral Civitas Akademika Universitas Jember, Tuntut Pemimpin Bangsa Tegakkan Demokrasi
"Dengan ini kami menjunjung pentingnya keadilan, integritas, kredibilitas, dan transparansi dalam kepemimpinan nasional," tegasnya.
Dia pun khawatir jika seruan akademisi tidak didengar dan dijalankan oleh pemerintah, maka kondisi bangsa dan negara kian tidak kondusivitas di masyarakat. Meskipun sebenarnya seruan ini hanya untuk mengetuk hati Presiden Joko Widodo, untuk memperhatikan seruan.
"(Jika tidak dipenuhi) Sebenarnya hanya lebih seruan bukan tuntutan, sehingga kita mengetuk hati Presiden Joko Widodo untuk memperhatikan seruan itu. Bukan tuntutan yang harus dipenuhi," tandasnya.
Baca juga; Seruan Moral Civitas Akademika Universitas Jember, Tuntut Pemimpin Bangsa Tegakkan Demokrasi
"Dengan ini kami menjunjung pentingnya keadilan, integritas, kredibilitas, dan transparansi dalam kepemimpinan nasional," tegasnya.
Dia pun khawatir jika seruan akademisi tidak didengar dan dijalankan oleh pemerintah, maka kondisi bangsa dan negara kian tidak kondusivitas di masyarakat. Meskipun sebenarnya seruan ini hanya untuk mengetuk hati Presiden Joko Widodo, untuk memperhatikan seruan.
"(Jika tidak dipenuhi) Sebenarnya hanya lebih seruan bukan tuntutan, sehingga kita mengetuk hati Presiden Joko Widodo untuk memperhatikan seruan itu. Bukan tuntutan yang harus dipenuhi," tandasnya.
(wib)
Lihat Juga :