Pulang ke Pangandaran, Perantau Berstatus ODP dan Wajib Pakai Gelang Isolasi Mandiri

Kamis, 30 April 2020 - 19:21 WIB
loading...
Pulang ke Pangandaran,...
Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata saat meninjau karantina ODP. Foto: SINDOnews/Syamsul Maarif
A A A
PANGANDARAN -
Perantau yang pulang ke Kabupaten Pangandaran langsung ditetapkan sebagai orang dalam pemantauan (ODP). Konsekuensinya yang bersangkutan wajib mengenakan gelang karet merah bertulis isolasi mandiri selama 14 hari di tempat yang telah ditentukan pemerintah desa.

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan bahwa potensi kedatangan perantau ke Pangandaran sangat besar. Karena itu setiap desa mesti menyediakan tempat karantina. Berdasarkan inventarisir pemkab, ada 90 tempat karantina bagi ODP di 93 Desa.

"Untuk memaksimalkan pencegahan penyebaran COVID-19 Pemkab Pangandaran memperketat teknis karantina bagi yang datang ke Kabupaten Pangandaran dengan isolasi di gedung sekolah," kata Jeje. (Baca : Laris Manis, Lapak Takjil Iron Man di Jalur Pantura Cirebon)

Jeje mengatakan, gelang karet merah bertulis isolasi mandiri membuktikan keseriusan penanganan pencegahan COVID-19.

"Jangan sampai gelang karet merah yang digunakan ODP itu hilang karena kalau hilang masyarakat tidak bisa membedakan status ODP atau bukan," tambahnya. (Baca : Gubernur Puji Bupati Jeje Dalam Penanganan ODP COVID-19 di Pangandaran)

Meskipun begitu, Jeje tetap mengimbau warga Pangandaran di perantauan untuk tidak pulang. Toh, mereka tetap akan dikarantina di kampung. "Kami khawatir ODP yang merupakan perantau pernah kontak fisik dengan Covid-19 positif dan dirinya terpapar," terang Jeje.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepemimpinan Jokowi...
Kepemimpinan Jokowi Bantu Kepala Daerah Tangani COVID-19
Pabrik Jamu Corona Palsu...
Pabrik Jamu Corona Palsu Dibongkar BPOM Semarang, Bisa Bikin Wajah Bulat
Bupati Pangandaran Berlakukan...
Bupati Pangandaran Berlakukan Pos Cek Point pada Libur Natal dan Tahun Baru
Bupati Pangandaran Jeje...
Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata Usulkan Kenaikan UMK
Pemda Pangandaran Refocusing...
Pemda Pangandaran Refocusing Anggaran untuk Tangani Covid-19
RSUD Pandega Akan Dijadikan...
RSUD Pandega Akan Dijadikan untuk Penanganan Pasien Covid-19
Sempat Dirawat Intensif,...
Sempat Dirawat Intensif, 2 Pasien Positif Covid-19 Meninggal Dunia
Covid-19 Kian Mengganas...
Covid-19 Kian Mengganas di China, Rumah Sakit dan Rumah Duka Penuh
Provinsi Zhejiang di...
Provinsi Zhejiang di China Timur Alami 1 Juta Infeksi Covid-19 per Hari
Rekomendasi
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Infografis
Mematikan dan Presisi,...
Mematikan dan Presisi, Janji Israel pada Serangan Balasan ke Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved