Kunjungi Sumber Mata Air Alami di Gunungkidul, Alam Ganjar: Jaga Kelestariannya
Kamis, 11 Januari 2024 - 11:00 WIB
loading...
A
A
A
Seperti diketahui, Gunungkidul selama ini lebih dikenal sebagai daerah kekeringan. Terutama di musim kemarau, banyak warga yang kesulitan mendapatkan air bersih. Dan tak jarang yang terpaksa mencari air dengan berjalan kaki ataupun membeli dengan harga yang cukup tinggi.
Hal ini memaksa pemerintah berusaha menambah kapasitas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) agar warga yang terlayani. Kondisi ini memicu banyak warga yang sebelumnya memanfaatkan sumber mata air alami wilayah mereka. Namun karena sudah ada sambungan dari PDAM maka akhirnya sumber mata air alami ditinggalkan.
Seperti diungkapkan oleh Pegiat Pelestari Sumber Mata Air 'Resan' Edy Padmo. Edy mengatakan mindset masyarakat terhadap air sudah berubah. Kemudahan dalam mengakses air membuat masyarakat melupakan sumber air yang sudah ada sehingga banyak sumber mata air yang tidak dirawat.
"Kalau dari data kami sementara 70 persen sumber mata air yang tidak dirawat karena sudah dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari," terangnya.
Hal ini memaksa pemerintah berusaha menambah kapasitas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) agar warga yang terlayani. Kondisi ini memicu banyak warga yang sebelumnya memanfaatkan sumber mata air alami wilayah mereka. Namun karena sudah ada sambungan dari PDAM maka akhirnya sumber mata air alami ditinggalkan.
Seperti diungkapkan oleh Pegiat Pelestari Sumber Mata Air 'Resan' Edy Padmo. Edy mengatakan mindset masyarakat terhadap air sudah berubah. Kemudahan dalam mengakses air membuat masyarakat melupakan sumber air yang sudah ada sehingga banyak sumber mata air yang tidak dirawat.
"Kalau dari data kami sementara 70 persen sumber mata air yang tidak dirawat karena sudah dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari," terangnya.
(hri)
Lihat Juga :