Habib Umar Diserang di Solo, Gubernur: Penegak Hukum Jangan Ragu Tindak Pelaku
Senin, 10 Agustus 2020 - 20:53 WIB
loading...
A
A
A
Penyerangan terjadi saat di keluarga Umar Asegaf menggelar acara midodareni atau doa sebelum acara pernikahan. Tiga orang menderita luka-luka akibat penyerangan tersebut.
Penyerangan yang diduga oleh kelompok laskar ini bukanlah yang pertama kali terjadi di Kota Surakarta. Sebelumnya juga pernah ada kejadian serupa.
Mengingat hal itu, Ganjar secara tegas menyatakan agar penegak hukum tidak ragu-ragu menindak siapa pun yang kedapatan merusak atau melanggar aturan hukum.
"Iya, betul (tidak hanya sekali terjadi). Maka penegakan hukumnya tidak boleh ragu. Siapa yang kemudian merusak atau melanggar regulasi-regulasi ini sudah tidak usah ragu, ditindak saja. Kita butuh baik kok negeri ini. Kita butuh baik maka pembinaan kita lakukan. Ketika kemudian kesepakatan dulu baik-baik, mau melakukan, dan seterusnya tetapi faktanya tidak, ya sudah ditindak saja si pelakunya. Tidak usah ragu-ragu soal ini," tegas Ganjar.
Penyerangan yang diduga oleh kelompok laskar ini bukanlah yang pertama kali terjadi di Kota Surakarta. Sebelumnya juga pernah ada kejadian serupa.
Mengingat hal itu, Ganjar secara tegas menyatakan agar penegak hukum tidak ragu-ragu menindak siapa pun yang kedapatan merusak atau melanggar aturan hukum.
"Iya, betul (tidak hanya sekali terjadi). Maka penegakan hukumnya tidak boleh ragu. Siapa yang kemudian merusak atau melanggar regulasi-regulasi ini sudah tidak usah ragu, ditindak saja. Kita butuh baik kok negeri ini. Kita butuh baik maka pembinaan kita lakukan. Ketika kemudian kesepakatan dulu baik-baik, mau melakukan, dan seterusnya tetapi faktanya tidak, ya sudah ditindak saja si pelakunya. Tidak usah ragu-ragu soal ini," tegas Ganjar.
(awd)
Lihat Juga :