Kronologi James Loodewyk Tomatala Mutilasi Istrinya Ni Made Sutarini, Ternyata Dihabisi Pakai Tongkat

Selasa, 02 Januari 2024 - 16:44 WIB
loading...
Kronologi James Loodewyk...
Barang bukti tongkat, pisau hingga yang dipakai James Loodewyk Tomatala untuk memutilasi istrinya Ni Made Sutarini di Kota Malang. Foto/MPI/Avirista Midaada
A A A
MALANG - James Loodewyk Tomatala membunuh dan memutilasi tubuh istrinya Ni Made Sutarini (55), di rumahnya di Jalan Serayu Selatan Nomor 6 RT 4 RW 2, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur.

Kasatreskrim Polresta Malang Kota Kompol Danang Yudanto menjelaskan, bila tindakan pembunuhan dan mutilasi kepada Sutarini dilakukan James Loodewyk secara berkelanjutan.

Baca juga: Kejiwaan Suami Bunuh dan Mutilasi Istri di Malang Diperiksa, Begini Hasilnya

Di mana setelah tersangka menjemput istrinya dari suatu acara di Taman Krida Budaya (TKB), terjadilah pertengkaran di sepanjang jalan, hingga tiba di rumah. Kemudian di rumah pada Sabtu pagi (30/12/2023) sekitar pukul 10.00 WIB, tersangka langsung memukul istrinya dengan tangan kosong.

"Setelah memukul korban, korban terjatuh ke lantai, ada benturan di kepalanya. Kemudian tersangka mencekik korban dengan tongkat," ucap Danang Yudanto di Mapolresta Malang Kota, Selasa siang (2/1/2024).



Cekikan tersangka dengan tongkat kayu sepanjang nyaris satu meter, diduga Danang membuat Sutarini tewas seketika.

Setelah korban meninggal, tersangka dengan tega memotong-motong jasad istrinya menjadi 10 bagian dengan pisau kecil.

Baca juga: Ini Motif Pensiunan PLN di Malang Tega Bunuh dan Mutilasi Istrinya

"Setelah itu dilanjutkan dengan memotong korban, insiatif pelaku (memutilasi tubuh korban), (dipotong) kurang lebih ada 10 bagian, anggota gerak tubuh diletakkan ember, yang badannya di sebelahnya (ember) pas," tuturnya.

Pengakuan tersangka kepada polisi menyebut, pensiunan pegawai PLN ini sudah terlanjur marah dan emosi, layaknya dirasuki setan. Sehingga ketika ia telah selesai memutilasi tubuh istrinya, James sempat mencuci seluruh peralatan yang digunakan untuk memutilasi.

"(Motifnya) tersangka memotong, karena merasa jengkel atau pengakuan tersangka merasa waktu itu seperti dirasuki setan, alat-alatnya direndam pakai deterjen. Semuanya sudah bersih," jelas mantan Kapolsek Blimbing ini.

Tersangka juga diduga sempat berniat membuang jasad korban. Hal ini dibuktikan dengan adanya kantong-kantong plastik besar berwarna hitam, yang dibeli oleh tersangka beberapa waktu lalu sebelum kejadian pembunuhan. Tapi hal itu tidak jadi dilakukan karena kekhawatiran dan rasa penyesalannya sendiri.

"Kami memiliki saksi bahwasanya tersangka ini pernah menceritakan kepada salah seorang saksi, ada keinginan untuk menghabisi korban ketika nanti berjumpa korban," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, peristiwa pembunuhan dan mutilasi dengan korban diketahui bernama Ni Made Sutarini warga Jalan Serayu Nomor 6, RT 4 RW 2 Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Jasadnya dievakuasi dari rumah sekitar pukul 09.27 WIB, Minggu pagi (31/12/2023), usai dimutilasi beberapa bagian tubuhnya.

Polisi sendiri langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian. Kepolisian sendiri membawa beberapa barang bukti berupa linggis dengan diameter panjang satu meter, kayu, pisau, pakaian milik korban, dan kantong plastik yang diduga digunakan membungkus jasadnya.

James Loodewyk Tomatala yang merupakan pelaku pembunuhan pun langsung menyerahkan diri pada Minggu pagi (31/12/2023) sesaat setelah aksi kejinya diketahui warga. Pelaku menyerahkan diri ke Polsek Blimbing.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Pembunuhan Balita...
Kasus Pembunuhan Balita di Bekasi, Polisi Tetapkan Paman Jadi Tersangka
Identitas Pengeroyok...
Identitas Pengeroyok yang Lempar Korban dari Lantai 2 Jakbar Dikantongi Polisi
Tragis, Pria Tewas Dibacok...
Tragis, Pria Tewas Dibacok OTK di Cengkareng
Satgas Tetapkan 1 Jaringan...
Satgas Tetapkan 1 Jaringan KKB Tersangka Pembunuhan di Yahukimo
Polres Maluku Kirim...
Polres Maluku Kirim SPDP Penusukan Nus Kei ke Jaksa, Pelaku Dijerat Hukuman Mati
Terungkap, Pria Tega...
Terungkap, Pria Tega Bunuh Ibu Tiri di Tangerang Positif Narkoba
Dadang Bongkar Kronologi...
Dadang Bongkar Kronologi Taufik Hidayat Ketakutan Hingga Minta Serahkan Diri
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Prancis Buka Penyelidikan...
Prancis Buka Penyelidikan Pembunuhan Khashoggi usai Ada Pengaduan terhadap Mohammed bin Salman
Rekomendasi
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Berita Terkini
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
Infografis
Arkeolog Pecahkan Misteri...
Arkeolog Pecahkan Misteri Kutukan Firaun, Ternyata Bukan Sihir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved