Kejiwaan Suami Bunuh dan Mutilasi Istri di Malang Diperiksa, Begini Hasilnya
Selasa, 02 Januari 2024 - 11:55 WIB
loading...
Rumah yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP) pelaku James Loodewyk Tomatala membunuh dan memutilasi istrinya Ni Made Sutarini di Kota Malang. Foto/MPI/Avirista Midaada
A
A
A
MALANG - Seorang suami di Kota Malang, Jawa Timur yang menjadi pelaku pembunuhan dan mutilasi terhadap istrinya sendiri akhirnya ditahan polisi. Pelaku bernama James Loodewyk Tomatala (61) telah ditahan usai dilakukan pemeriksaan kejiwaan dan serangkaian pemeriksaan kepada tersangka.
"Sudah kami lakukan semuanya pemeriksaan terkait penyidikan, terhadap pelaksanaan proses penyidikan sebagainya. Kemudian untuk perkembangan dari kasus ini adalah melakukan penahanan terhadap tersangka," kata Kanit IV Pidsus Satreskrim Polresta Malang Kota Ipda Aji Lukman Syah saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa pagi (2/1/2023).
Baca juga: Ini Motif Pensiunan PLN di Malang Tega Bunuh dan Mutilasi Istrinya
Kemudian James Loodewyk Tomatala juga sudah dilakukan pemeriksaan kejiwaan. Hasilnya diakui kondisi kejiwaannya diakui normal dan kondisi sehat.
Tersangka sendiri tega melakukan pembunuhan disertai mutilasi ke istrinya sendiri Ni Made Sutarini (55) karena alasan istrinya yang diduga berselingkuh. Tapi alasan itu diakui polisi dari hasil pemeriksaan tidak mendasar.
"Sudah kami lakukan semuanya pemeriksaan terkait penyidikan, terhadap pelaksanaan proses penyidikan sebagainya. Kemudian untuk perkembangan dari kasus ini adalah melakukan penahanan terhadap tersangka," kata Kanit IV Pidsus Satreskrim Polresta Malang Kota Ipda Aji Lukman Syah saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa pagi (2/1/2023).
Baca juga: Ini Motif Pensiunan PLN di Malang Tega Bunuh dan Mutilasi Istrinya
Kemudian James Loodewyk Tomatala juga sudah dilakukan pemeriksaan kejiwaan. Hasilnya diakui kondisi kejiwaannya diakui normal dan kondisi sehat.
Tersangka sendiri tega melakukan pembunuhan disertai mutilasi ke istrinya sendiri Ni Made Sutarini (55) karena alasan istrinya yang diduga berselingkuh. Tapi alasan itu diakui polisi dari hasil pemeriksaan tidak mendasar.
Lihat Juga :