Jejak Karier Gajah Mada, Anggota Bhayangkara hingga Mahapatih Majapahit yang Melegenda

Jum'at, 29 Desember 2023 - 08:58 WIB
loading...
Jejak Karier Gajah Mada,...
Mahapatih Gajah Mada meniti kariernya dari bawah mengawal Raja Majapahit. Saat itu Gajah Mada menjadi salah satu pasukan elite pengawal Raja Jayanagara. Foto/Ilutrasi/Ist
A A A
MAHAPATIH Gajah Mada meniti kariernya dari bawah dengan mengawal Raja Majapahit. Saat itu Gajah Mada menjadi salah satu pasukan elite pengawal Raja Jayanagara. Gajah Mada memulai karier militernya dari bawah dari anggota hingga menjadi bekel bhayangkara atau komandan pasukan Bhayangkara.

Kiprahnya di pasukan Bhayangkara itu pula Gajah Mada berhasil menyelamatkan Jayanagara dari pemberontakan oleh pejabat istana Ra Kuti.

Baca juga: Akhir Hidup Mahapatih Gajah Mada di Tempat Pertapaan Madakaripura

Gajah Mada berhasil menyelamatkan Jayanagara dengan membawanya mengungsi ke sebuah desa bernama Badander.

Di Badander itu Jayanagara didampingi oleh sekitar 15 orang dari pasukan Bhayangkara, pasukan elite penjaga raja Majapahit. Tentu hal ini tak mudah misi mengungsikan Jayanagara penuh resiko dengan segala ancaman pertumpahan darah.



Sebagaimana dikutip dari "Gajah Mada : Pahlawan Persatuan Nasional" dari Muhammad Yamin, menyebutkan pada akhirnya Gajah Mada berhasil menumpas pemberontakan Ra Kuti, yang menjadi pejabat dharmaputra di istana Majapahit. Ra Kuti pun berhasil dibunuh dengan strategi cerdik dari Gajah Mada.

Setelah negeri aman, buyut Badander tinggal di belakang tidak ikut Gajah Mada terbukti dengan segala keberanian hati dan kecerdasan otak menjalankan usaha dengan berhasil. Sesudah itu, dia dipertahankan sebagai bekel Bhayangkara, hingga akhirnya mengambil cuti.

Baca juga: Kisah Istana Kerajaan Majapahit, Ternyata Mahapatih Gajah Mada Tinggal di Utara Benteng

Dua bulan lamanya dia tidak bekerja, selainnya dari makan palapa. Namun, raja dan negara tidak lupa akan jasanya. Setelah dua bulan tidak bekerja, Gajah Mada diangkat menjadi patih daerah Kahuripan, di daerah Kediri. Pangkat ini penting sekali karena dari sinilah karier Gajah Mada membangun pemerintahan di mulai. Selama dua tahun lamanya atau pada 1319-1321, dia memangku pekerjaan itu.

Karena dipandang cakap dan berani, setelah dua tahun lamanya, Gajah Mada dipindahkan dari Kediri. Gajah Mada kemudian diangkat menjadi Patih Daha di sekitar Malang, untuk menggantikan Arya Tilam yang baru meninggal.

Pemindahan itu berarti naik ke tingkatan yang lebih tinggi, karena pada waktu itu daerah Kediri memang lebih penting.

Sedangkan kemuliaan Kahuripan hanya bergantung pada kenang-kenangan kepada Airlangga. Selain dari ketangkasan sendiri, Gajah Mada dalam kemajuan ini mendapat bantuan dan lindungan dari Arya Tadah, yang menjadi patih mangkubumi di Majapahit pusat negara.

Adapun hasil pekerjaan Gajah Mada dalam menindas pemberontakan di atas sebagian besar adalah juga disebabkan oleh keteguhan susunan negara.

Sekeliling dan di dalam pemerintahan adalah dua golongan jawatan yang selalu memangku cita-cita negara.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka: Dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Urgensi Indonesia Maritime...
Urgensi Indonesia Maritime Policy
Rekomendasi
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN...
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN Gandeng LPDP Kirim Mahasiswa ke China
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Timnas Amerika Serikat...
Timnas Amerika Serikat Dapat Jalur Relatif Mudah ke Semifinal Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved