alexametrics

Wakil Bupati Kobar Survei Rencana Jalan Konsorsium di Kecamatan Kotawaringin Lama

loading...
Wakil Bupati Kobar Survei Rencana Jalan Konsorsium di Kecamatan Kotawaringin Lama
Wakil Bupati Kotawaringin Barat, Kalteng, Ahmadi Riansyah memantau rencana Jalan Konsorsium di Kecamatan Kotawaringin Lama, Selasa (13/2/2018). Foto iNews TV/Sigit D
A+ A-
KOTAWARINGIN BARAT - Wakil Bupati (Wabup) Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng, Ahmadi Riansyah memantau rencana Jalan Konsorsium di Kecamatan Kotawaringin Lama (Kolam) bersama sejumlah kepala SKPD Kobar, perusahaan sawit dan PLN, Selasa (13/2/2018). Jalan yang dipantau adalah Jalan Desa Rungun, Desa Kondang dan Desa Lalang, Kabupaten Kobar yang berbatasan dengan Desa Batu Kotam, Kabupaten Lamandau dan Desa Sumber Mukti, Kabupaten Sukamara.

“Perusahaan yang akan membantu membangun jalan adalah PT Sampoerna Agro, PT Sungai Rangit dan PT BGA, PT BumI Langgeng,  PT CBI. Ini bertujuan untuk membuka jalan di desa yang terisolir untuk meningkatkan perekonomian,” ujar orang nomor dua di Kabupaten Kobar di sela-sela kegiatan, Selasa (13/2/2018).

Dia menjelaskan, rencana pembangunan jalan konsorsium dimulai dari Jalan Desa Rungun dan Desa Kondang, Kobar tembus batas wilayah Kabupaten Lamandau, Desa Rungun dan Desa Kondang sampai ke Bundaran Mahkota.

“Kemudian Desa Tempayung menuju Desa Sumber Mukti yang berbatasan dengan Kabupaten Sukamara,” timpalnya.

Ahmadi Riansyah menegaskan, dari hasil survei ini akan dijadikan bahan pertimbangan terkait keuntungan strategis kawasan bagi Kabupaten Kobar. “Harapannya dengan dibangunnya jalan ini untuk menarik warga Kabupaten Sukamara ke Pangkalan Bun," ungkapnya.

Dari hasil suvei ini juga, kata Ahmadi Riansyah, akan segera digelar rapat bersama semua pihak terkait untuk melakukan MoU (perjanjian) dan dilanjutkan ground breaking.

“Panjang jalan konsorsium itu dari Desa Sumber Mukti-Sukamara 6 km, Desa Kondang-Lamandau 4,5 km, Desa Sumber Mukti- Tempayung 9 km, Desa Rungun ke Desa Konang 7 km, Desa Lalang ke Bundaran Mahkota 6 km," ujarnya.

Selain memantau jalan penghubung antardesa di Kecamatan Kolam, wabup juga memastikan jaringan listrik di desa pelosok di Kecamatan Kolam tersebut bisa teraliri listrik secepatnya.

Sementara itu, Bidang Analis Kinerja PLN Rayon Pangkalan Bun Prapto menyampaikan, untuk Kecamatan Kolam yang berbatasan dengan Lamandau hanya Desa Ipuh Bangun Jaya, Lalang dan Palih Baru yang belum masuk koneksi jaringan listrik. Khusus untuk Desa Lalang akan dibangun sepanjang 5.350 meter jaringan listrik.

“Target tahun 2019 sudah bisa masuk, kendala sementara hanya pohon sawit dan pohon lainnya,” jelas Prapto.

Selain itu, untuk Desa Kondang proses pada bulan ini rencananya sudah menyala, untuk adminstrasi Pemerintahan Desa Kondang masuk Kecamatan Kolam, Kabupaten Kobar. Sedangkan untuk administrasi PLN masuk pada Kabupaten Lamandau.

“Selain itu juga infonya tahun ini Desa Sukaramai yang jaraknya 4 kilometer dari Pangkut, Kecamatan Arut Utara listriknya akan menyala pada tahun ini,” pungkasnya.  
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak