alexametrics

Dikunjungi Isnandar, Korban Kebakaran di Sidimpuan Menangis

loading...
Dikunjungi Isnandar, Korban Kebakaran di Sidimpuan Menangis
Sahrina menangis ketika ketika bakal calon Wali Kota Padangsidimpuan, Muhammad Isnandar Nasution, mengunjunginya. Foto/Zia Nasution
A+ A-
PADANGSIDIMPUAN - Suasana haru terjadi ketika bakal calon Wali Kota Padangsidimpuan, Muhammad Isnandar Nasution, mengunjungi keluarga korban kebakaran di Gang Nauli, Kelurahan Sitamiang Baru, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara. Korban langsung menangis ketika bertemu Isnandar.
 
Sahrina (60), korban kebakaran yang menangis ketika bertemu Muhammad Isnandar Nasution. Air mata perempuan yang berprofesi sebagai tenaga pengajar di SMA Negeri 2 Kota Padangsidimpuan itu, langsung menetes. Kepada Isnandar, dia mengaku hanya bisa diam ketika api membakar rumahnya.
 
“Saya tidak bisa berkata-kata, karena api sudah membakar hampir seluruh bagian rumah,” ujarnya Jumat (12/1/2018).

Dia mengatakan, pada saat kejadian, dia sedang berada di rumah sakit, karena salah seorang keluarganya dirawat. Peristiwa kebakaran itu diketahui dari warga yang tinggal di lingkungan itu. Dia juga merasa tidak percaya bahwa Muhammad Isnandar langsung mendatanginya.
 
“Dia itu pernah menjadi murid saya di SMA Negeri 2 Kota Padangsidimpuan,” tandasnya.

Dia mengaku, ketika Isnandar masih menjadi muridnya, politisi asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu sudah dikenal dengan kebaikannya. Dia tidak pernah mempunyai masalah dengan rekan satu kelas maupun di sekolah itu.

Sementara itu, Isnandar mengaku sangat prihatin dengan peristiwa yang dialami mantan gurunya di SMA Negeri 2 Padangsidimpuan. Dia berharap kepada korban agar tabah menghadapi cobaan.
 
“Saya sangat prihatin, apalagi setelah mengetahaui bahwa dia itu guru saya,” imbuhnya.

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang sudah membantu untuk memadamkan api.
(rhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak