Rebutan Jadi Pacar Ketua OSIS, Siswi SMP Jadi Korban Bullying Teman Sekolah
Sabtu, 09 Desember 2023 - 14:41 WIB
loading...
A
A
A
Keduanya, diduga memperebutkan sosok pria yang menjabat sebagai Ketua OSIS salah satu SMP di daerah ini.
''Dugaan perundungan itu diduga didasari masalah percintaan. Keduanya diduga sama-sama memperebutkan pria yang menjabat sebagai Ketua OSIS salah satu SMP di Kabupaten Bengkulu Selatan,'' kata Sarmadi, saat dikonfirmasi, Sabtu (9/12/2023).
Kejadian itu, kata Sarmadi, telah didamaikan Kapolsek Kedurang, Ipda Erik Fahreza. Di mana oknum pelajar SMP di dalam video tersebut ada itikad baik dan dari pihak keluarga korban menerima itikad baik tersebut.
''Mereka meminta difasilitasi Polsek Kedurang untuk dimediasi dan perdamaian. Sebab mereka masih dalam satu rumpun kekeluargaan. Harapannya anak-anak ini dapat menjadikan kejadian ini sebagai pembelajaran untuk kedepannya. Jangan sampai kejadian ini terulang kembali,'' pungkas Sarmadi.
Viralnya video di Media Sosial (Medsos) dugaan bullying itu, 8 perempuan yang ada di dalam video tersebut telah meminta maaf yang difasilitasi Polsek Kedurang, Polres Bengkulu Selatan, Polda Bengkulu.
Video permintaan maaf itu diupload di salah satu pemilik akun warga Kota Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan. Di dalam video berdurasi 00.44 detik, mereka menunjukkan secarik kertas putih di hadapan kamera.
''Terkait video viralnya perkelahiran di media sosial, kami selaku anak-anak yang ada di dalam video tersebut telah sepakat melakukan perdamaian secara kekeluragaan yang telah difasilitasi Polsek Kedurang. Kami meminta maaf dan sangat menyesali atas perbuatan yang telah kami lakukan serta berjanji tidak akan mengulangi lagi,'' ucap delapan perempuan yang ada di dalam video bullying di hadapan kamera.
''Dugaan perundungan itu diduga didasari masalah percintaan. Keduanya diduga sama-sama memperebutkan pria yang menjabat sebagai Ketua OSIS salah satu SMP di Kabupaten Bengkulu Selatan,'' kata Sarmadi, saat dikonfirmasi, Sabtu (9/12/2023).
Kejadian itu, kata Sarmadi, telah didamaikan Kapolsek Kedurang, Ipda Erik Fahreza. Di mana oknum pelajar SMP di dalam video tersebut ada itikad baik dan dari pihak keluarga korban menerima itikad baik tersebut.
''Mereka meminta difasilitasi Polsek Kedurang untuk dimediasi dan perdamaian. Sebab mereka masih dalam satu rumpun kekeluargaan. Harapannya anak-anak ini dapat menjadikan kejadian ini sebagai pembelajaran untuk kedepannya. Jangan sampai kejadian ini terulang kembali,'' pungkas Sarmadi.
Permintaan Maaf
Viralnya video di Media Sosial (Medsos) dugaan bullying itu, 8 perempuan yang ada di dalam video tersebut telah meminta maaf yang difasilitasi Polsek Kedurang, Polres Bengkulu Selatan, Polda Bengkulu.
Video permintaan maaf itu diupload di salah satu pemilik akun warga Kota Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan. Di dalam video berdurasi 00.44 detik, mereka menunjukkan secarik kertas putih di hadapan kamera.
''Terkait video viralnya perkelahiran di media sosial, kami selaku anak-anak yang ada di dalam video tersebut telah sepakat melakukan perdamaian secara kekeluragaan yang telah difasilitasi Polsek Kedurang. Kami meminta maaf dan sangat menyesali atas perbuatan yang telah kami lakukan serta berjanji tidak akan mengulangi lagi,'' ucap delapan perempuan yang ada di dalam video bullying di hadapan kamera.
(shf)
Lihat Juga :