Ini Solusi Wakil Ketua DPRD Jabar Soal Kelangkaan Pupuk
Kamis, 07 Desember 2023 - 14:21 WIB
loading...
A
A
A
Ru’yat kemudian mengajak diskusi Kepala Dinas Perkebunan Jawa Barat soal kelangkaan pupuk bersubsidi tersebut. Dia juga melakukan koordinasikan dengan anggota Komisi IV DPR.
Kepada anggota DPR tersebut, Ru’yat menjelaskan soal keluhan masyarakat yang kesulitan membeli pupuk bersubsidi.
Baca juga: HET Naik, Petani Minta Waspadai Mafia Pupuk Bersubsidi
“Akhirnya setelah saya dalami ternyata hasil maping kebutuhan se Indonesia pupuk subsidi ini harus memenuhi 6 juta hektare karena yang disubsidi itu yang punya lahan maksimal 2 hektare, ternyata hitungan Kementan itu sampai menyentuh 60 triliun,” jelasnya.
“Sementara hasil kajian di komisi IV DPR menurut Dr Slemat itu Rp80 triliun. subsidi Rp70 triliun. 6 juta hektare 2024. Ternyata setelah pembahasan, politik anggaran yang ditetapkan DPR, untuk subsidi pupuk itu hanya Rp26 triliun. Jomplang sekali. Berarti ada kesenjangan antara yang dibutuhkan dan ketersediaan pupuk subsidi sekitar Rp50 triliun. Makanya selalu terjadi kelangkaan,” tambahnya.
Kepada anggota DPR tersebut, Ru’yat menjelaskan soal keluhan masyarakat yang kesulitan membeli pupuk bersubsidi.
Baca juga: HET Naik, Petani Minta Waspadai Mafia Pupuk Bersubsidi
“Akhirnya setelah saya dalami ternyata hasil maping kebutuhan se Indonesia pupuk subsidi ini harus memenuhi 6 juta hektare karena yang disubsidi itu yang punya lahan maksimal 2 hektare, ternyata hitungan Kementan itu sampai menyentuh 60 triliun,” jelasnya.
“Sementara hasil kajian di komisi IV DPR menurut Dr Slemat itu Rp80 triliun. subsidi Rp70 triliun. 6 juta hektare 2024. Ternyata setelah pembahasan, politik anggaran yang ditetapkan DPR, untuk subsidi pupuk itu hanya Rp26 triliun. Jomplang sekali. Berarti ada kesenjangan antara yang dibutuhkan dan ketersediaan pupuk subsidi sekitar Rp50 triliun. Makanya selalu terjadi kelangkaan,” tambahnya.
Lihat Juga :