Terlibat Jaringan Narkoba, 2 Wanita Cantik dan 2 Polisi Ditangkap
Jum'at, 07 Agustus 2020 - 22:43 WIB
loading...
Para tersangka saat diamankan polisi. Foto/SINDOnews/Lukman Hakim
A
A
A
SURABAYA - Sebanyak enam orang ditangkap Satreskoba Polrestabes Surabaya , lantaran diduga sebagai jaringan narkoba. Dari enam orang tersebut, dua di antara merupakan oknum polisi. Yakni RZ (34) asal Madura, dan AG (36) asal Ponorogo. Sementara empat lainnya adalah MF (28), FT (21), MZ (18) dan LT (27). Keempatnya asal Surabaya.
(Baca juga: Ngebut di Tol Cipularang, Fortuner Tabrak Gadril Satu Tewas )
Penangkapan tersebut bermula saat petugas menangkap MF, FT dan MZ pada Selasa (21/7/2020) lalu. Dari hasil penggeledahan di rumah mereka di Jalan Demak, Kota Surabaya, petugas juga menemukan satu poket berisi 40 gram sabu dan tujuh butir pil ekstasi.
Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan sebuah handphone yang berisi pesan singkat, pembicaraan tentang jual-beli dan antar paket sabu. "Pelaku merupakan jaringan pengedar narkoba antar kota," kata Kasatreskoba Polrestabes Surabaya , AKBP Memo Ardian, Jumat (7/8/2020).
MF kepada polisi mengatakan, dirinya sempat mengirimkan 14 kg sabu dan 500 butir pil ekstasi kepada LT dan RZ melalui ojek online guna mengelabui pihak kepolisian. Barang haram itu dikirim atas perintah HR (suami FT).
(Baca juga: Ngebut di Tol Cipularang, Fortuner Tabrak Gadril Satu Tewas )
Penangkapan tersebut bermula saat petugas menangkap MF, FT dan MZ pada Selasa (21/7/2020) lalu. Dari hasil penggeledahan di rumah mereka di Jalan Demak, Kota Surabaya, petugas juga menemukan satu poket berisi 40 gram sabu dan tujuh butir pil ekstasi.
Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan sebuah handphone yang berisi pesan singkat, pembicaraan tentang jual-beli dan antar paket sabu. "Pelaku merupakan jaringan pengedar narkoba antar kota," kata Kasatreskoba Polrestabes Surabaya , AKBP Memo Ardian, Jumat (7/8/2020).
MF kepada polisi mengatakan, dirinya sempat mengirimkan 14 kg sabu dan 500 butir pil ekstasi kepada LT dan RZ melalui ojek online guna mengelabui pihak kepolisian. Barang haram itu dikirim atas perintah HR (suami FT).
Lihat Juga :