Klinik Anugerah Ibu dan MNC Life Beri Edukasi Pencegahan DBD di Medan
Senin, 27 November 2023 - 12:00 WIB
loading...
MNC Life Assurance bersama Klinik Spesialis Anugerah Ibu dan PT Takeda, menggelar seminar edukasi pencegahan DBD di Kota Medan. Foto/MPI/Wahyudi Aulia Siregar
A
A
A
MEDAN - MNC Life Assurance bersama Klinik Spesialis Anugerah Ibu dan PT Takeda, menggelar seminar edukasi dengan tema 'Mengenal Demam Berdarah & Pencegahannya'. Seminar digelar di VIP Room Dawala, Restoran Koki Sunda, Jalan Hasanuddin, Kota Medan.
Hadir sebagai pembicara dalam seminar itu, dokter dari Klinik Spesialis Anugerah Ibu, dr. Fitriani Susanti Peranginangin dan Regional Sales Head PT MNC LIfe Assurance, Erwansyah Antoro.
dr. Fitriani Susanti Peranginangin mengatakan, saat ini sangat penting memberikan penjelasan tentang bahaya demam berdarah dengue (DBD) dan bagaimana pencegahannya. Itu seiring dengan data jumlah kasus DBD yang masih terus muncul setiap tahunnya.
Baca Juga: MNC Life Berikan Edukasi Literasi Keuangan di Peluncuran RTW Center RSU Hermina Medan
Data Dinas Kesehatan Sumatera Utara menyebut di tahun 2022 lalu ada sekitar 5000 kasus DBD di Sumatera Utara, dengan Kota Medan sebagai penyumbang jumlah kasus terbesar dengan 2262 kasus.
Sementara di tahun 2023 ini, hingga bulan Juni jumlah kasus sudah mencapai 600 kasus.
Hadir sebagai pembicara dalam seminar itu, dokter dari Klinik Spesialis Anugerah Ibu, dr. Fitriani Susanti Peranginangin dan Regional Sales Head PT MNC LIfe Assurance, Erwansyah Antoro.
dr. Fitriani Susanti Peranginangin mengatakan, saat ini sangat penting memberikan penjelasan tentang bahaya demam berdarah dengue (DBD) dan bagaimana pencegahannya. Itu seiring dengan data jumlah kasus DBD yang masih terus muncul setiap tahunnya.
Baca Juga: MNC Life Berikan Edukasi Literasi Keuangan di Peluncuran RTW Center RSU Hermina Medan
Data Dinas Kesehatan Sumatera Utara menyebut di tahun 2022 lalu ada sekitar 5000 kasus DBD di Sumatera Utara, dengan Kota Medan sebagai penyumbang jumlah kasus terbesar dengan 2262 kasus.
Sementara di tahun 2023 ini, hingga bulan Juni jumlah kasus sudah mencapai 600 kasus.
Lihat Juga :