Kisah Kehancuran Kerajaan Singasari saat Kertanagara Berkuasa Akibat Konflik Pejabat Istana
Senin, 20 November 2023 - 06:56 WIB
loading...
RAJA Singasari, Kertanagara membuat kesalahan dan kecerobohan dalam memimpin hingga akhirnya terjadi konflik internal antar pejabat istana berujung kehancuran. Foto/Ilustrasi/Ist
A
A
A
RAJASingasari, Kertanagara membuat kesalahan dan kecerobohan dalam memimpin wilayahnya. Saat itu Kertanagara lebih memprioritaskan pasukannya untuk dikirimkan ke luar negeri, tanpa memperhatikan kondisi keamanan di dalam negeri Kerajaan Singasari.
Keinginan mewujudkan Ekspedisi Pamalayu, atau penaklukan Semenanjung Melayu membuat Kertanagara rela mengirimkan nyaris seluruh pasukannya ke luar negeri.
Baca juga: Prajnaparamita, Sosok Perempuan Cantik Jawa Titisan Raja Singasari
Perluasan wilayah itu merupakan usaha Kertanagara untuk menyatukan nusantara. Kebetulan saat itu keadaan negeri Singasari sejak Raja Wisnuwardhana sudah tentram sehingga memunculkan mengarahkan politik ke luar Jawa.
Potensi gangguan keamanan sebagaimana yang disampaikan oleh patihnya Mpu Raganata tak ia hiraukan. Ego Kertanagara memang membuat hubungannya dengan Patih Mpu Raganata merenggang.
Pendapat ini berbeda dengan Mahisa Anengah pejabat Kerajaan Singasari lainnya. Mahisa Anengah dalam buku "Menuju Puncak Kemegahan: Sejarah Kerajaan Majapahit" tulisan Prof. Slamet Muljana menyebut, justru melihat tak ada ancaman dari dalam negeri Singasari.
Keinginan mewujudkan Ekspedisi Pamalayu, atau penaklukan Semenanjung Melayu membuat Kertanagara rela mengirimkan nyaris seluruh pasukannya ke luar negeri.
Baca juga: Prajnaparamita, Sosok Perempuan Cantik Jawa Titisan Raja Singasari
Perluasan wilayah itu merupakan usaha Kertanagara untuk menyatukan nusantara. Kebetulan saat itu keadaan negeri Singasari sejak Raja Wisnuwardhana sudah tentram sehingga memunculkan mengarahkan politik ke luar Jawa.
Potensi gangguan keamanan sebagaimana yang disampaikan oleh patihnya Mpu Raganata tak ia hiraukan. Ego Kertanagara memang membuat hubungannya dengan Patih Mpu Raganata merenggang.
Pendapat ini berbeda dengan Mahisa Anengah pejabat Kerajaan Singasari lainnya. Mahisa Anengah dalam buku "Menuju Puncak Kemegahan: Sejarah Kerajaan Majapahit" tulisan Prof. Slamet Muljana menyebut, justru melihat tak ada ancaman dari dalam negeri Singasari.
Lihat Juga :